Ilustrasi Narkoba

Penyelundupan Narkoba sebagian besar lewat laut

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Penyelundupan Narkotika dan Obat Terlarang (Narkoba) yang berhasil menembus Manokwari sebagian besar masuk melalui jalur laut. 

Kapolres Manokwari, AKBP Christian Rony Putra melalui Kasat Narkoba, Iptu Jamhari mengungkapkan, jalur laut masih menjadi sasaran empuk penyelundupan barang haram tersebuut. Hal itu dibuktikan dari hasil penyelidikan dan penyidikan beberapa tersangka penyalahgunaan Narkoba.

“Memang diakui, kebanyakan Narkoba yang tembus Manokwari, masuk melalui jalur laut,” ujar Jamhari yang ditemui, Rabu (12/7).

Dia menjelaskan, transportasi laut adalah jalur yang dianggap aman dan mudah oleh para pelaku untuk memasok serbuk haram ini. Oleh sebabnya, pihaknya terus memantua informasi yang berkembang dilapangan terkait keluar masuknya barang melalui jalur laut.

“Pemasok memang lebih memilih jalur laut, ketimbang udara dan darat. Dan kita tak tinggal diam dengan kekuatan yang ada terus memantau info di lapangan,” ungkapnya.

Disebutkan pula, sasaran empuk para pengedar narkotika di Manokwari ialah, kalangan menengah atas. “Seperti kita ketahui, salah satu korban, yakni mantan Bupati Teluk Wondama berinisial AT,” beber Jamhari.

Tak hanya itu, Jamhari mengatakan, Narkoba jenis Shabu hampir seluruhnya, didatangkan dari dari Makassar dan Surabaya. Sedangkan untuk jenis Ganja, berasal dari Jayapura. Dan kata dia, kasus penyalahgunaan Narkoba yang ditangani Polres Manokwari hingga tahun ini, telah dilimphakan ke Kejaksaan.

“Kasus Narkoba yang ditangani, pertengahan 2017, sudah mulai meningkat dari tahun sebelumnya, berdasarkan jumlah tersangka, sebanyak 7 orang. Ada sebagai pemakai dan penegdar,” cetus dia.

Terkahir dinyatakannya, meski peredaran Narkoba di Manokwari masih tergolong kecil, namun para pengedar dan bandar, tak akan pernah berhenti menjalakan bisnis haram ini.

“Mereka terus menyasar kota ini, karena dianggap sebagai lahannya,” pungkas Jamhari. (one)

Tinggalkan Balasan