Gedung KNPI Teluk Bintuni

Perbaikan Fasilitas Gedung KNPI Bintuni Tunggu APBD-P 2016

BINTUNI, Cahayapapua.com—- Perbaikan beberapa fasilitas gedung KNPI Bintuni yang mengalami kerusakan akibat terkena longsorang matrial tanah pada musim penghujan beberapa waktu lalu, masih menunggu APBD Perubahan 2016.

Demikian disampaikan Carataker KNPI Teluk Bintuni Jandri Salakory, beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Jandri, gedung KNPI Bintuni proses pembangunannya sudah selesai 100 persen.

Sementara terkait dengan kerusakan di beberapa fasilitas gedung KNPI, merupakan bencana, karena semua yang terjadi diluar dugaan pengurus KNPI Bintuni.

“Kita juga mau resmikan tapi terjadi musibah longsor yang mengakibatkan pagar, dinding bagian belakang dan sayap sebelah kiri mengalami patah dan roboh. Maka ini masih tanggungjawab Biro Pembangunan Setda Provinsi Papua Barat,” kata Jandri.

Mengenai permasalahan ini, pihaknya sudah menyurat kepada Biro Pembangunan untuk mengambil langkah-langkah. “Mudah-mudahan tahun ini akan diselsaikan. Penyelesaian itu rencananya didorong lewat APBD Perubahan,” katanya lagi.

Saat ditanya massa pemeliharaan sudah selesai, Kepala Distrik Manimeri mengaku tidak mengetahui secara pasti mengenai hal tersebut. “Itukan proyek provinsi, saya sendiri tidak tahu, dan kita KNPI Bintuni sebagai pengguna, bukan pemilik,” ujarnya.

Saat ini gedung dua lantai ini masih milik Pemerintah Provinsi Papua Barat, karena belum dihibahkan secara resmi ke Pemda Teluk Bintuni. Jika sudah dihibahkan, barulah sepenuhnya menjadi kewenangan KNPI Bintuni.

Sebelumnya diberitakan, Gedung KNPI yang terletak di kompleks Gedung serba Guna (GSG), Kota Bintuni, kondisinya sangat memprihatinkan. Bangunan dua lantai itu nampak tidak terawat, pagar tembok bagian samping sudah roboh terkena longsoran tanah dampak hujan deras. (ART)

Tinggalkan Balasan