Ilustrasi. Foto : Ist

Peremajaan Kebun Sawit Plasma di Manokwari Terganjal Penjamin Kredit

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan (P3) Kabupaten Manokwari memastikan kebun sawit plasma di dataran Warmare, Prafi dan Masni akan diremajakan.

Kebun yang sudah tidak produktif karena telah berusia di atas 20 tahun akan ditanami dengan pohon yang baru (replanting). Peremajaan kebun plasma dilakukan lewat program revitalisasi perkebunan yang digulirkan Kementerian Pertanian.

Hanya saja, upaya revitalisasi tersebut masih terganjal belum adanya penjamin kredit atau avalis bank. Sesuai persyaratan, penjamin kredit adalah perusahaan yang memiliki pabrik pengolahan kelapa sawit.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas P3 Kukuh Saptoyudo, Rabu (3/12/2014) di Manokwari mengatakan, pihaknya masih menjajaki kemungkinan menjadikan PT.Yongjing Investindo sebagai avalis. Perusahaan asal China itu adalah pengelola kebun sawit Prafi yang baru setelah proses takeover dengan PTPN II.

“Ini kita jajaki apakah bisa PT. Yongjing menjadi avalis karena sampai saat itu belum ada kepastian apakah mereka PMA (penanam modal asing) atau PMDN (penanam modal dalam negeri). Kalau Yongjing itu perusahaan asing berarti tidak bisa mengambil akses kredit program di bank, kalau di PMDN itu bisa. Itu yang perlu kita pastikan dulu, “ ujar Kukuh.

Sebagai langkah antisipasi, kini telah dibentuk koperasi yang beranggotakan para petani plasma. Lewat koperasi, para petani bisa mengajukan dana revitalisasi.

Menurut Kukuh, data calon petani calon lahan (CPCL) peserta revitalisasi perkebunan sudah diajukan ke Bupati untuk ditandatangani. Terdaftar ada 4.400 CPCPL yang berkeinginan mengajukan kredit.

“Setelah itu baru kita berikan rekomendasi dari kabupaten ke provinsi kemudian ke kementerian, tinggal nanti bank mana yang sebagai pelaksana, “jelasnya.

Ketua kelompok tani dan nelayan andalan (KTNA) kabupaten Manokwari Dorteus Paiki sebelumnya telah mendesak Pemda maupun PT.Yongjing segera merevitalisasi kebun inti maupun plasma yang sudah tidak produktif.

Manajemen PT.Yongjing sebelumnya juga telah memastikan akan melakukan replanting terhadap kebun inti yang sudah berusia di atas 20 tahun. |ZACK TONU BALA

 

EDITOR: DUMA TATO SANDA

Tinggalkan Balasan