Ilustrasi. | Ist

Perppu Pilkada Berlaku, Papua Barat Diprediksi Tak Punya Wagub

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com– Pemberlakuan Perppu No 1 tahun 2014 tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota nampaknya juga akan berimbas kepada Papua Barat. Pasalnya Pemerintah Provinsi Papua Barat jika mengacu kepada Perppu tersebut tidak akan memiliki wakil gubernur.

Gubernur Papua Barat Abraham O Atururi menyampaikan hal ini dalam syukuran lepas sambut 2014-2015 di Auditorium PKK Arfai, Manokwari, baru-baru ini.

Menurut Gubernur Bram, selain 9 kabupaten/kota yang diperkirakan tidak akan memiliki wakil bupati karena jumlah penduduknya yang kurang dari 100 ribu, Pemprov juga hanya akan memiliki gubernur tanpa wakil karena jumlah penduduknya kurang dari satu juta jiwa.

Untuk itu Bram menghimbau putri/putri daerah yang akan mencalonkan diri sebagai gubernur maupun bupati/walikota agar mulai mempersiapkan diri mulai dari sekarang.

Purnawirawan TNI ini berujar, meskipun tanpa wakil gubernur dan wakil kepala daerah, kepala daerah harus orang asli papua. Untuk ia menyarankan mereka yang bukan orang asli Papua agar tidak mencalonkan diri dalam perhelatan politik secara serentak yang akan mulai digelar tahun ini.

Gubernur juga mengingatkan kepada mereka baik kalangan politikus, maupun birokrasi yang hendak mencalonkan diri sebagai bupati agar ketika maju tidak mempergunakan uang negara melainkan uang pribadi.

“Jangan ambil duit dari pemerintah, nanti masuk penjara lagi, itu tidak boleh, ” pesan Bram seraya menjelaskan saat ini pandangan publik semakin tajam untuk mengkritisi penyalahgunaan anggaran negara sehingga penyelenggaran pemerintahan harus lebih berhati-hati.

“Sekarang ini mata-mata kail (mata publik) ini sudah terlalu jeli, jadi betul-betul mata anda harus jeli juga. Perhitungan juga harus tepat sehingga tidak berujung pindah tempat tidur dari rumah ke lapas. Kita jaga diri baik-baik” pesan mantan walikota Sorong ini. |DINA RIANTI