Ilustrasi. Foto: Ist

Perpustakaan Daerah Papua Barat Kekurangan Pustakawan

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Badan Kepegawaian Daerah Papua Barat diminta membuka formasi pustawakan dalam penerimaan CPNS untuk tahun-tahun mendatang. Upaya tersebut harus ditempuh untuk menutupi kekurangan tenaga pustawakan di Badan Perpustakaan Papua Barat.

Kepala Badan Perpustakaan Daerah Provinsi Papua Barat, Bernandus Erary, mengatakan, pihaknya membutuhkan tenaga pustawakan untuk mengelola Perpustakaan Daerah Papua Barat. Bernadus menambahkan, saat ini pustakawan Asli Papua masih kurang.

“Secara teknis jika pustawakan ada, mereka akan fokus sehingga bisa memahami dan membina Perpustakaan Papua Barat,” kata Erary kepada CAHAYAPAPUA.com, Selasa (28/10).

Selain itu, menurutnya para pustawakan juga akan bertugas mengatur, membina, sekaligus meningkatkan minat baca di Papua Barat yang saat ini masih sangat kurang. “Pustakawan juga dapat mengkampanyekan pentingnya perpustakaan di sekolah-sekolah,” jelasnya.

Pustawakan merupakan salah satu bagian dari upaya pemerintah mengelola minat baca, gemar membaca atau peningkatan budaya membaca di Papua Barat. |ADITH SETYAWAN

 

EDITOR: DUMA TATO SANDA

Tinggalkan Balasan