Kesebelasan Persipura Jayapura. ANTARA/Ismar Patrizki

Persipura Melaju ke Final ISL

PALEMBANG, CAHAYAPAPUA.com– Persib Bandung-lah yang akhirnya jadi lawan Persipura di final Indonesia Super League (ISL). Kepastian itu didapat ‘Maung Bandung’ setelah mengalahkan Arema Cronus 3-1 lewat babak perpanjangan waktu.

Pada laga semifinal yang dihelat di Stadion Gelora Jakabaring, Selasa (4/11/2014) malam WIB, kedua tim bermain imbang 1-1 di 90 menit waktu normal. Beto Goncalves membawa Arema unggul lebih dulu di menit ke-45, yang dibalas Vladimir Vujovic di menit ke-84.

Di babak extra time 2×15 menit, Persib menambah gol lewat Atep di menit ke-91 dan Konate Makan di menit ke-113.

Persib pun berhasil melaju ke final pertamanya sejak tahun 1995, untuk menghadapi juara bertahan Persipura yang sebelumnya mengalahkan Pelita Bandung Raya 2-0. Final rencananya akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (7/11) malam.

Jalannya Pertandingan

Arema langsung menggebrak sejak menit awal dan menekan pertahanan Persib. Tapi berkali-kali usaha mereka gagal karena mentah di kaki Toni Sucipto dkk. sebagai pengawal lini belakang.

Peluang pertama Arema didapat di menit ke-21. Kesalahan I Made Wirawan dalam melepaskan bola, membuat si kulit bundar jatuh di kaki Ahmad Bustomi. Sayang, sepakannya dari jarak dekat masih melebar.

Di menit ke-27 Tantan berhasil masuk ke kotak penalti Arema, lalu mengirimkan umpan silang ke depan gawang. Namun, sayang tak ada satupun rekannya yang menyambut.

Arema terus membangun serangan untuk mencecar sisi kiri lapangan Persib yang ditempati Toni. Tapi kembali tak satupun yang bisa membahayakan gawang lawan.

Di menit ke-34 tembakan keras Tantan dari dalam kotak penalti hanya bersarang di samping gawang.

Empat menit jelang turun minum, Arema mendapat peluang emas ketika tembakan keras Gustavo Lopez berhasil memaksa Made Wirawan terbang untuk menepisnya.

Skor 0-0 menjadi penutup laga babak pertama.

Babak kedua baru berjalan satu menit, Arema langsung menyerang dan berhasil memecah kebuntuan lewat Alberto Goncalves.

Lopez yang menguasai bola di dekat kotak penalti, melihat pergerakan tanpa bola dari Beto. Ia kemudian mengumpan si kulit bundar yang melewati dua pemain Persib dan mencapai Beto.

Datang Vladimir Vujovic yang coba menghalau namun gagal, dan Beto mencuri bola itu untuk menuntaskan lewat sepakan ke tiang jauh gawang Made Wirawan.

Di menit ke-60 Konate Makan coba bikin peluang tapi sayang tembakannya masih bisa diblok Purwaka Yudhi.

Demikian halnya dengan Ferdinand Sinaga di menit ke-68 ketika tembakannya melayang di atas mistar.

Usaha Persib untuk menyamakan skor akhirnya berbuah manis di menit 84. Vujovic yang bikin gol sekaligus membayar lunas kesalahannya di awal babak kedua, yang berujung gol Beto.

Korner Firman Utina tak mampu dihalau dengan baik oleh pemain Arema. Bola kemudian berakhir di kaki Vujovic yang melepaskan sepakan dari jarak dekat, untuk menjebol jala Ahmad Kurniawan.

Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal habis dan laga dilanjutkan ke perpanjangan waktu 2×15 menit.

Persib langsung menggebrak di babak pertama extra time dan langsung membuahkan hasil di menit ke-91. Konate yang memegang bola di lapangan tengah mengirimkan umpan terobosan yang membelah pertahanan Arema.

Di kotak penalti sudah ada Atep yang tanpa menguasai bola, langsung mengarahkannya ke tiang jauh gawang Ahmad Kurniawan dan membawa Persib berbalik unggul 2-1.

Di menit ke-94 Konate nyaris menjebol jala Arema andaikan Ahmad Kurniawan tak menepis tembakan kerasnya dari luar kotak penalti.

Arema punya kans bikin gol di menit 104. Beto menguasai bola di depan kotak penalti dan usai mengecoh satu penjaganya, ia coba melepaskan tembakan tapi bola menyamping tipis di sisi gawang.

Persib memperbesar keunggulan di menit 113 lewat Konate. Memanfaatkan kesalahan backpass Johan Alfarizi, Konate mencuri bola dan dengan mudah melewati Ahmad Kurniawan, sebelum menceploskan bola ke gawang kosong.

Skor 3-1 bertahan hingga laga usai dan Persib berhak menantang Persipura di final.

Susunan Pemain

Persib: I Made Wirawan, Supardi Nasir, Vladimir Vujovic, Ahmad Jufriyanto, Toni Sucipto, Muhammad Taufiq (Hariono 58′), Firman Utina (Agung Pribadi 100′), Makan Konate, Muhammad Ridwan, Tantan (Atep 76′), Ferdinand

Arema: Ahmad Kurniawan, Victor Igbonefo, Purwaka Yudi Yudi, Thierry Gathuessi (Benny Wahyudi 77′), Johan Alfarizi, Juan Revi, Gustavo Lopez (I Gede Sukadana 79′), Ahmad Bustomi (Samsul Arif 86′), Hendro Siswanto, Alberto Goncalves, Christian Gonzalez.

SUMBER: DETIK.COM

Tinggalkan Balasan