Kepala Operasional Pertamina Manokwari Smith Yuliansyah. Foto : CAHAYAPAPUA.com | Zack Tonu Bala

Pertamina Manokwari Sebut Stok BBM untuk Januari Masih Cukup

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com–- Pertamina Manokwari menjamin pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk kebutuhan Kabupaten Manokwari dan kabupaten terdekat lainnya tidak terganggu meskipun kondisi cuaca belakangan ini sedang tidak kondusif.

Cuaca yang tidak bersahabat sempat memunculkan kekuatiran kapal tangker pengangkut BBM akan menunda pelayaran ke Manokwari sehingga berdampak pada ketersediaan BBM di depot Pertamina Manokwari.

Di sisi lain, perubahan harga BBM yang terjadi dua kali dalam kurun waktu sebulan terakhir juga dikuatirkan memicu kembali maraknya praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi sehingga berdampak pada ketersediaan BBM di Manokwari.

Kepala operasional Pertamina Manokwari Smith Yuliansyah, Rabu (7/1/2015) di kantornya memastikan, stok BBM mulai dari premium, solar, kerosin (minyak tanah), avtur dan pertamax yang ada di pangkalan Pertamina Manokwari masih aman untuk memenuhi kebutuhan dalam bulan Januari ini.

Smith menjelaskan, total kapasitas tangki timbun di pangkalan Manokwari adalah 6.300 kilo liter (Kl) . Terdiri atas ; premium (bensin) 1.119 Kl, solar 2.036 Kl, kerosin 1.113 Kl, avtur 1.600 Kl serta pertamax 250 Kl.

“Persediaan ini masih cukup aman, “ kata Smith. Adapun untuk bensin bersubdisi, menurut Smith, pihaknya tidak lagi memberlakukan kuota untuk 3 SPBU dalam kota Manokwari. Polanya sekarang adalah tidak terbatas, artinya berapapun yang dibutuhkan akan disediakan.

“Kecuali solar itu dibatasi karena yang beri alokasi adalah Sales Representatif (SR). Kami menyerahkan berdasarkan alokasi yang diberikan SR. Sekarang yang ada, tiap hari untuk SPBU di Jalan Baru 15 Kl dan untuk SPBU Codo 10 Kl, “ ujar Smith.

Menurut Smith, Pertamina telah menghitung, dengan pasokan seperti itu seharusnya sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Manokwari.

“Harusnya cukup karena kita loss terus, tidak terbatas. Setiap hari kita siapkan tangki dengan 2.400 Kl untuk melayani kebutuhan SPBU. Yang ke SPBU rata-rata per hari 100 Kl, “ tuturnya.

Sesuai pantauan, sejak awal Januari lalu, belum terpantau adanya antrian luar biasa di SPBU. Yang belum banyak berubah adalah antrian mobil terutama truk di SPBU Jalan Baru yang ingin mengisi solar bersubsidi. Padahal Pertamina sendiri sudah menyediakan SPBU khusus solar non subsidi di SPBU Sanggeng.

“SPBU khusus untuk solar non subsidi itu merupakan terobosan untuk mengurangi antrian. Pertamina hanya bertanggungjawab sampai di ujung selang, di luar itu bukan, seperti mengatur antrian di SPBU sudah bukan tanggungjawab kita, “ pungkas Smith. |ZACK TONU BALA

Tinggalkan Balasan