Penyerahan Nota Kesepakatan KUA-PPAS Perubahan APBD Tahun 2014 dari Ketua DPRD Manokwari Dedy Subrata May kepada Bupati Manokwari Bastian Salabai belum lama ini. Foto CAHAYAPAPUA.com| Zack Tonu Bala

Pesan DPRD untuk Pemda Manokwari Soal Anggaran Publik

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com DPRD Kabupaten Manokwari mengingatkan Pemerintah Daerah agar menghindari pekerjaan yang dilakukan mendahului penetapan APBD. Sebagaimana yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, banyak kegiatan terutama yang bersifat fisik dilaksanakan mendahului penetapan anggaran.

Tidak hanya bertentangan dengan aturan, pekerjaan yang dilakukan mendahului juga rentan terjadinya penyimpangan misalnya anggaran proyek digelembungkan (mark up) atau volume proyek tidak sesuai dengan perencanaan.

Hal itu menjadi salah catatan fraksi partai Demokrat dalam pendapat akhir fraksi terhadap Raperda APBD-P 2014 yang disampaikan pada rapat paripurna DPRD, beberapa hari lalu di gedung dewan di Sowi Gunung.

Fraksi Demokrat menegaskan, pekerjaan yang dilakukan mendahului penetapan APBD harus atas sepengetahuan DPRD.

“Dalam menjalankan kebijakan (anggaran) Pemda perlu berpegang teguh pada aturan yang mana perlu mendapat pertimbangan dan persetujuan DPRD terkait kegiatan yang mendahului baik secara fisik maupun non fisik, “ demikan catatan fraksi Demokrat seperti dibacakan anggota DPRD Abdulrahman Manganti.

Seperti pernah diberitakan, Pemkab Manokwari dalam 3 tahun terakhir terpaksa menanggung ‘hutang’ yang cukup besar mencapai puluhan miliar akibat dari pekerjaan mendahului yang belum terbayar.

Hal ini pula yang berujung pada timbulnya defisit anggaran daerah setidaknya dalam dua tahun anggaran terakhir ini. Pada APBD-P 2014 misalnya, terjadi defisit mencapai 64 miliar lebih.

Berkaitan dengan itu, fraksi Manokwari Hebat mengharapkan setiap SKPD menerapkan prinsip efisiensi dalam mengelola anggaran daerah sehingga anggaran tidak diboroskan untuk hal-hal yang tidak penting. | ZACK TONU BALA

 

EDITOR: BUSTAM

Tinggalkan Balasan