Petrus Kasihiw (kiri) terpilih sebagai Ketua Alumni Universitas Papua.

Petrus Kasihiw terpilih sebagai Ketua Alumni Unipa

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Setelah tiga hari penyelenggaraan Musyawarah Besar II Ikatan Alumni Universitas Papua, Petrus Kasihiw akhirnya terpilih sebagai Ketua Alumni Universitas Papua.

Musyawarah tersebut berlangsung dari Kamis 30 Desember hingga Sabtu Desember.

Dalam proses pemilihan awalnya terdapat tiga kandidat namun dua kandidat lainnya mengundurkan diri.

Rektor Universitas Papua Prof. Dr. Yakob Manusawai mengatakan, untuk mendukung kepemimpinan Petrus Kasihiuw sebagai Ketua Alumni Unipa, maka pihaknya menggerakan kekuatan dari 12 fakultas yang ada.

“Dengan begini kita akan fokuskan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke Kabupaten Bintuni, daerah dimana Kasihiuw saat ini memimpin. Bapak tinggal bilang saja, kita fokuskan ke sana,” kata Rektor Unipa Prof. Dr. Yakob Manusawai saat memberi sambutan penutupan Mubes II di Aula Unipa,Sabtu (2/12).

Dikatakan, kekuatan alumni di sebuah universitas baik dalam maupun luar negeri  memiliki peran yang sangat penting. “Itulah sebabnya saya banyak menitipkan harapan Universitas ini kepada kekuatan alumni. Hal ini nanti bisa dilihat pada program-program kerjanya,” kata Manusawai.

Selain itu sebagai orang yang berpengalaman baik di dalam negeri maupun luar negeri, Rektor menuturkan pengalamanya saat mengunjungi salah satu Universitas di Belanda. Dia melihat betapa kekuatan alumni memiliki pengaruh terhadap universitas tersebut.

Dia bahkan menegaskan bahwa peran alumni sangat strategis. Hal ini berdasarkan evaluasi oleh Kementristik bahwa akreditasi sebuah universitas itu menegaskan peran serta alumni.

Meski demikian Manusawai berharap kekuatan alumni Unipa yang sudah ada ini jangan sampai terjebak dalam kepentingan politik praktis, sebab pengalaman di birokrasi kata dia sangat menyakitkan ketika terjebak dalam kepentingan politik.

Sementara ketua alumni Unipa terpilih Petrus Kasihiuw mengatakan dengan terpilihnya dirinya sebagai ketua, hal yang paling penting adalah menggerakan peran alumni dalam mempengaruhi kebijakan baik di pemerintahan maupun di masyarakat.

“Saya rasa bahwa ini tanggungjawab bersama, jangan sampai kita kalah dengan universitas yang sudah memiliki SDM yang mumpuni,” ujar Kasihiuw yang saat ini menjabat sebagai Bupati Teluk Bintuni.

Lebih lanjut kata dia, pihaknya akan mendorong agar Unipa yang memiliki potensi yang ada ini akan bersaing dengan universitas lain dalam menciptakan calon pemimpin di Papua Barat.

Pelantikan pengurus Ikatan Alumni Universitas Papua direncanakan awal tahun 2018 mendatang di Kabupaten Teluk Bintuni tempat Kasihiuw menjabat Bupati. Dalam penutupan musyawarah ikatan alumni itu, turut hadir juga sejumlah mantan Rektor Unipa dan juga alumni Unipa yang ada di Manokwari maupun Jayapura. (mar)

Leave a Reply

%d bloggers like this: