Pilar Polmas

Pilar Polmas Manokwari Terbentuk

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Empat belas perwakilan lintas warga sipil, pemerintah dan kepolisian, di Manokwari, kemarin, berhasil mencapai kesepakatan bersama Polres Manokwari untuk membentuk pilar polisi masyarakat. Kesepakatan ini dicapai dalam seminar sehari Polmas di salah satu hotel di Manokwari kemarin.

Kapolres Manokwari, AKBP Johnny Edizzon Isir mengatakan, pembentukan pilar Polmas ini untuk mengajak semua eleman mengambil bagian dan bertanggungjawab terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat, dengan mendeteksi permasalahan kecil secara dini sebelum meluas.

“Harapanya kita akan tetap eksis, jadi bukan sekedar tanda tangan saja tetapi kita akan susun yang namanya program dan kegiatan sehingga hal tersebut bisa sinegri,”jelasnya.

Terkait dengan tantangan anggaran, Kapolres mengatakan hal tersebut akan dibahas nanti sehingga peran Polmas sebagai filosofi agar masyarakat merasa aman di wilayahnya dapat diwujudkan.

“Jadi langkah kedepan kita akan komunikasikan dengan 14 pilar yang ada, sehingga ditargetkan sebelum tahun 2015 ini berakhir sudah ada program-program yang dikerjakan pada tahun 2016 mendatang,”jelasnya

Kapolres juga berharap pembentukan Polmas bisa dilakukan ditingkat distrik dan kampung sehingga segala bentuk permasalahan dapat secepatnya ditangani serta diinformasikan kepada pihak-pihak terkait.

“Jadi nanti komponen-komponen masyarakat yang terlibat di pilar Polmas ini salah satu kegiatanya adalah meningkatkan kapasitas dengan mengisi dengan pelatihan-pelatihan yang mengisi kemampunan untuk menganalisa dan memetakan serta mengidentikafikasi permalasahan Kamtimbas di wilyahnya,”jelas Kapolres.

14 pilar menandatangani kesepakatan bersama adalah Kapolres Manokwari, Bupati Manokwari, Ketua DPRD Manokwari, Ketua Dewan Adat Papua, Ketua Lembaga Masyakat Adat Manokwari, Akademisi, Forum Kerukunan Umat Beragama Manokwari, Ketua Organisasi Wanita Manokwari, LSM, Bindara, Polisi Adat Papua, Lembaga Adat Perempuan Papua, Tokoh Pemuda dan Perwakilan Media Massa. | ADITH SETYAWAN