Ilustrasi. Int

PILKADA DITUNDA, KPU FAKFAK TARIK SURAT SUARA

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.comKomisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Fakfak, melakukan penarikan kembali surat suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang sudah distribusikan ke tingkat KPPS.

Hal itu dilakukan menyusul keputusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Makassar, nomor 20/G/Pilkada/2015/PTUN MKS, tentang sengketa Pilkada Kabupaten Fakfak, serta putusan KPU RI tentang penundaan Pilkada di daerah itu.

Ex-officio Ketua KPU Kabupaten Fakfak, Christin Ruth Rumkabu mengatakan, penarikan logistik Pilkada yang dilakukan bersama Panwaslu dan aparat keamanan, Rabu (9/12), sudah berada di tingkat distrik.

“Langkah pertama yang sudah dilakukan adalah menarik semua logistik yang tersebar di 17 distrik dan 222 TPS se-Kabupaten Fakfak, yang telah terdistribusikan sejak pukul 14.00 Wit sehari sebelumnya,” kata Chirstin petang kemarin.

Pilkada Kabupaten Fakfak ditunda, setelah PTUN Makassar mengeluarkan keputusan nomor 20/G/Pilkada/2015 PTUN MKS bertanggal 8 Desember yang ditindaklanjuti oleh keputusan KPU RI nomor 124/KPU/XII/2015.

Ia menyebutkan, jumlah pemilih di kabupaten ini mencapai 50.777 pemilih, dengan sebaran laki-laki sebanyak 25.806 dan perempuan berjumlah 24.901. Jumlah surat suara mencapai 50.777 ditambah 2,5 persen surat suara cadangan.

Ia menyebut dari 17 distrik di daerah itu, baru delapan distrik yang telah melaporkan hasil penarikan logistik di daerahnya. Sementara, Sembilan distrik lainnya masih melakukan penarikan.

“Kami pastikan bahwa, logistik dan semua perlengkapan Pilkada itu masih dalam kondisi tersegel karena penarikannya sudah disampaikan lebih awal meski waktu yang tersedia sangat terbatas,” ujar dia.

Dia menegaskan, komunikasi dan koordinasi di tingkat penyelenggara di tingakt PPD hingga PPS bahkan, KPPS berjalan baik. Penarikan logistik ini ditargetkan rampung hingga dua hari kedepan.

Ketua KPU Provinsi Papua Barat, Amus Atkana mengatakan, KPU menjadi pihak yang bertanggungjawab penuh terhadap permasalahan di Kabupaten Fakfak terkait pembatalan Pilkada. “Logistik Pilkada sudah ditarik kembali,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua Bawaslu Provinsi Papua Barat, Alfredo Ngamelubun menegaskan, PTUN Makassar mengabulkan seluruh permohonan calon bupati dan wakil bupati pasangan Donatus Nimbitkendik-Abdul Rahman.

“Kabupaten Fakfak sebetulnya sudah pada posisi siap menggelar Pilkada, setelah putusan PTUN , pelaksanaannya ditunda sampai ada keputusan tetap,” katanya.

Kuasa Hukum pasangan Donatus-Abdul Rahman, Yan Christian Warinussy menyatakan, putusan PTUN merupakan koreksi terhadap keputusan KPU provinsi Papua Barat.

“Kami akan mengikuti terus perkembangan dari sikap KPU, apakah mereka menerima atau mau menggunakan haknya untuk melakukan upaya hukum, kami siap,” ujarnya. |RASYID FATAHUDDIN|EDITOR : TOYIBAN

Tinggalkan Balasan