Komisi Pemilihan Umum

PILKADA MANOKWARI: Data Pemilih Kelurahan Manokwari Barat Dikembalikan

MANOKWARI, Cahaya Papua.com—-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manokwari mengembalikan data pemilihan di Kelurahan Manokwari Barat, Distrik Manokwari. Pengembalian itu menyusul adanya perubahan sejumlah alamat TPS serta penggabungkan TPS pada Pilkada ini .

“Hari Selasa lalu, data telah diserahkan. Namun dikembalikan karena ada perbaikan alamat-alamat. Ada TPS yang digabung termasuk juga penggabungan RT dan RW di Kelurahan Manokwari Barat,” kata Komisioner KPU Divisi Program dan Data, Teddy Patikayhatu kepada wartawan, Kamis (6/8/2015).
Teddy menyebut, saat ini tahapan Pilkada memasuki tahap pemutakhiran data. Sejak dua pekan lalu, Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) sudah melakukan pemutakhiran di tingkat kelurahan serta RT dan RW.
“Saat ini tengah dilakukan pencuklikan data pemilih yang diturunkan di RT dan RW di 9 Distrik dan enam Kelurahan. KPU telah mengantongi data pemilih dari enam kelurahan, tinggal kelurahan Manokwari Barat saja,” imbuhnya.
Ia menuturkan, semestinya tahapan ini dilaksanakan sejak 16 Juli lalu dan berakhir pada 19 Agustus mendatang. Tahapan ini terlambat lantaran perayaan hari raya keagamaan.
Hasil pemutakhiran data ini akan disampaikan ke KPU melalui PPS dan PPD. Teddy mengemukakan, alamat dan data pemilih diambil dari tingkat RT dan RW yang terkoneksi dengan Sistim Data Pemilih (Sidalih).
”Kalau dilapangan ada penambahan lagi, kami akan menyesuaikan serta akan dilakukan koreksi terhadap alamat maupun data pemilih. Ini sifatnya hanya daftar pemilih. Selanjutnya, menjadi menjadi DPS (Daftar Pemilih Sementara,red),” jelasnya.
KPU lanjut Teddy belum bisa memprediksi jumlah pemilih pada Pilkada ini Manokwari, pada perbaikan DPS KPU mengharap masukan dari semua pihak. Ia menyebut data pemilih di Manokwari pada Pilpres lalu sebanyak 174 ribu lebih.
Data ini, masih meliputi wilayah Manokwari Selatan dan Pegunungan Arfak. Data pemilih ini dapat bertambah atau berkurang. “Sampai saat ini, kami juga belum bisa memprediksi jumlah TPS. TPS masih mengacu pada Pilpres. Satu TPS menampung 800 pemilih,” pungkasnya.|RASYID FATAHUDDIN