acehlon.co

PILKADA MANOKWARI: Gakumdu Ingatkan Balon dan Warga Hindari Pelanggaran

MANOKWARI, cahayapapua.com- Kepala Satgas Gakumdu (Penegakan Hukum Terpadu) Kabupaten Manokwari, Tommy Pontororing menegaskan agar semua masyarakat terlebih khusus para bakal calon untuk menghindari tindak pidana Pilkada.

Kasatgas menilai Gakumdu akan terus memantau pelanggaran-pelanggaran tindak pidana Pilkada. Setiap warga dan bakal calon yang melakukan pelanggan akan diproses hukum, demi terciptanya Pilkada yang bermartabat, aman dan damai.

Dirinya juga menjelaskan dalam penerimaan laporan dari berbagai masyarakat, Gakumdu hanya menerima laporan dari masyarakat yang mempunyai hak pilih sesuai wilayah tempat tingalnya.

“Sehingga kalau hak pilihnya ada di Manokwari, maka dia hanya bisa melapor di Kabupaten Manokwari, dan tidak bisa melapor di wilayah Manokwari Selatan berbeda hak pilih wilayahnya,” jelasnya.

Hal tersebut merupakan perintah Undang-undang yang telah diatur. Selain itu pelanggaran-pelanggaran yang diadukan ke Panwas dan disaring di Gakumdu sehingga jika terpenuhi secara formil dan materil dan terbukti terjadi tindak pidana pilkada maka Panwas akan merekomendasikan pelanggaran tersebut kepada para penyidik Gakumdu untuk diproses.

“Untuk proses penyidikan kembali ke KUHP untuk Pilkada, jadi tangkap periksa, jika terbukti maka di tahan,” jelasnya.

Selain itu Kasatgas juga menjelaskan saat ini dalam Gakumdu terdapat delapn tindak pidana pemilu kepala daerah berdasarkan UU Nomor 8 Tahun 2015, sehingga terjadi pelanggaran di luar UU maka pelanggaran tersebut dikatergorikan sebagai tindak pidana umum.

“Yang tadi ada 14 bentuk pelanggaran sekarang tinggal 8, di antaranya membuat surat palsu sebagai persyaratan calon, membuat identitas palsu untuk mendukung bakal calon perorangan, ini bebarap contoh tindak pidana pemilu walau bentuknya berupa pemalsuan surat,” ucapnya.

Gakumdu Kabupaten Manokwari terdiri dari tiga instansi yakni pihak kepolisian, Kejaksaan Negeri, dan Panwaslu.

|ADITH SETYAWAN|EDITOR : BUSTAM