Ilustrasi Pilkada

PILKADA MANOKWARI: Tambahan Anggaran untuk KPU Belum Pasti

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com-Anggaran penyelenggaraan Pilkada Kabupaten Manokwari hingga kini masih menjadi polemik. KPU Manokwari sebagai penyelenggara utama Pilkada masih keberatan dengan angka 20 miliar yang disepakati Tim Anggaran Pemda (TAPD). KPU Manokwari sebelumnya mengajukan kebutuhan dana sebesar 25,6 miliar.

Sekretaris Daerah (Sekda) selaku ketua TAPD Kabupaten Manokwari menyatakan, Pemda sejauh ini belum bisa memastikan apakah anggaran untuk KPU Manokwari akan ditambah lagi atau tidak.

Dia mengatakan, keuangan Pemkab Manokwari saat ini sedang dalam kondisi sangat terbatas. Apalagi, Pemkab Manokwari tidak hanya membiayai Pilkada Kabupaten Manokwari tetapi juga mesti mengalokasikan dana untuk Pilkada di Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) dan Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf). Untuk 2 DOB itu Pemda menyiapkan total 10 miliar dibagi dua.

Itu sebabnya, TAPD mesti menghitung secara cermat semua belanja daerah termasuk melakukan rasionalisasi secara detil terhadap usulan dana Pilkada yang diajukan KPU Manokwari.

Kepada pers di ruang kerjanya, Kamis siang kemarin, Lalenoh mengatakan, tadinya pihaknya berkeyakinan alokasi 20 miliar untuk KPU Manokwari sudah bisa cukup aman. Mengingat pada awalnya usulan dana yang diajukan Albert Burwos Cs adalah 18 miliar.

“Tapi kemudian mereka minta 25 miliar dan kemudian naik lagi jadi 26,5 miliar. Yang minta 26,5 miliar itu kita belum duduk bersama untuk rasionalkan. (Karena) Awalnya kita berpikir 20 miliar itu sudah mengarah ke situ (mencukupi) karena sudah tidak ada Pegaf dan Mansel sehingga wilayah kita sudah tidak seluas dulu lagi,” ujar Lalenoh.

Maka dari itu, dalam waktu dekat diagendakan untuk ada rapat koordinasi antara TAPD dengan KPU Manokwari dengan melibatkan DPRD serta BPK maupun BPKP Perwakilan Papua Barat.

“Kita perlu duduk bersama untuk rasionalkan itu. Kami dari Pemda prinsipnya tetap berusaha tapi dana kita sudah dalam batas ambang. Dan ambang kita itu sudah kepepet,” ucap mantan Sekretaris KPU Manokwari itu.

Bupati Bastian Salabai sebelumnya juga menyatakan angka 20 miliar untuk KPU belum merupakan harga mati. Hanya saja, kalaupun ada penambahan maka nilainya tetap harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. |ZACK TONU BALA