Pilkada serentak 2015

PILKADA PEGAF: Pasangan Ini Kebanjiran Aspirasi Warga

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Kunjungan pasangan calon bupati dan wakil bupati, Yosias Saroy-Marinus Mandacan di Distrik Minyambauw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Senin (14/9/2015), dibanjiri aspirasi.

Perwakilan masyarakat dari 15 kampung di distrik itu, menumpahkan puluhan aspirasi mereka kepada Yosias-Marinus (YOMAR) saat keduanya menggelar kampanye terbatas di wilayah tersebut.

Masyarakat berharap, aspirasi itu diwujudkan YOSMAR, jika keduanya terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Pegunungan Arfak tahun ini.
Aspirasi itu berupa, keinginan pemekaran kampung dan Distrik di Wilayah Pegaf, Rumah layak huni, balai pertemuan kampung, rumah ibadah, air bersih, jalan penghubung antar kampung dan distrik, pembangunan gedung sekolah dasar serta Puskesmas, pengadaan alat transportasi umum bagi warga kampung, aliran listrik, masalah pengangguran, honorarium aparat kampung serta asrama bagi mahasiswa Pegaf ditiap kota studi.

“Masyarakat di Kampung Apui meminta untuk direlokasi. Karena kondisi kampung sudah tidak memungkinan. Kami titip ke bapak berdua, kalau nanti memimpin Pegaf, tolong perhatikan aspirasi ini,” kata Apolos Ullo mewakili warga kampung Apui.

Hadir pada pertemuan itu, sejumlah tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda serta sejumlah fungsionaris partai politik pendukung.
Menanggapi aspirasi itu, politisi partai Demokrat, Ever Indou mengatakan, aspirasi itu sudah diperjuangkan sejak Yosias dan Marinus duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Manokwari dan DPR Papua Barat.

Yosias dalam pertemuan itu mengatakan,ia dan pasanganya berkomitmen mewujudkan kabupaten Pegaf yang damai, sejahtera, religus, aman, maju, mandiri, adil dan makmur.

Menurutnya, damai merupakan perintah injil serta sila pertama pada Pancasila. Ia minta Masyarakat turut menjaga keamanan karena, keamanan merupakan faktor penting dalam melaksanakan pembangunan.

“Pemimpin harus meratakan pembangunan di 166 kampung dan 10 distrik yang ada di Pegaf. Kita harus mandiri dengan mengola potensi alam untuk meningkatkan pendapatan asli daerah,” tutur Yosias.

Ia pun optimistis, melalui potensi pertanian, kandungan mineral yakni, uranium, emas, nikel, mangan serta pontensi pariwisata yang dimiliki, Pegunungan Arfak mampu membangun masyarakatnya.

“Kita kelola potensi yang ada untuk menjalankan program pembangunan secara mandiri. Pendidikan dan kesehatan menjadi sektor prioritas,” katanya. |RASYID FATAHUDDIN