Manager PT PLN Cabang Manokwari, Mesakh Kyew Kyew

PLN Adukan PT Expra ke DPR Papua Barat

MANOKWARI, Cahayapapua.com—- Manager PT PLN Cabang Manokwari, Mesakh Kyew Kyew mengadukan PT Expra ke DPR Papua Barat atas pembanguan pembangunan ruas jalan Prafi-Minyambouw.  

Mesakh berharap DPRPB menfasilitasi pertemuan untuk membahas aktivitas pembangunan yang dinilai mengganggu sistem Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) yang ada disekitar lokasi pembangunan tersebut.

Dia menjelaskan Lokasi proyek yang dikerjakan PT Expra ini berdekatan dengan PLTMH berkapasitas 2 mega watt milik PT PLN.”Pengerjaan ruas jalan tersebut berdampak terhadap pengoperasian PLTMH milik PLN,” kata Mesakh usai menyerahkan surat pengaduan ke DPR Papua Barat, Senin (18/4/2016).

Ia berharap DPR campur tangan, meski sebetulnya hak ini merupakan pilihan terakhir yang ditempuh PLN Manokwari untuk menyelesaikan persoalan ini.

Mesakh mengaku, sudah menyampaikan surat kepada Pimpinan PT Expra Sejak 2014 lalu. Dari empat surat yang dilayangkan itu, tidak ada satupun yang direspon.

“PT Expra tidak memperhatikan sisi lingkungan. Pekerjaan seperti mestinya ada biaya pengangkutan material. Material tersebut dibuang langsung ke sungai tepat di depan intake PLTMH,” ujarnya.

Kondisi itu lanjut Mesakh, mengganggu pengopersian PLTMH berkapisitas 2 mega watt tersebut. Hingga kini, mesin pembangkit listrik dilokasi tersebut tidak dapat beroperasi.

“Kondisi ini ikut mengganggu pasokan listrik di daerah ini. Padahal dengan masuknya daya sebesar 2 mega watt, kita harapkan tidak lagi terjadi pemadaman aliran listrik,” kata dia.

Mesak mengungkapkan, upaya pengerukan material yang masuk ke areal PLTMH tidak bisa dilakukan dengan maksimal. Dikarenakan, hanya disiagakan satu unit alat berat.

“Hanya ada satu excavator yang mengeruk. Ini tidak sebanding dengan sekiranya empat excavator yang membongkar dan membuang material ke sungai. Kita betul-betul kewalahan,” ujar Mesak lagi.

Mesak menambahkan, saat ini, PLTMH Prafi tidak dapat beroperasikan karena debit air sungai berkurang. Padahal keberadaan pembangkit tersebut sangat membantu pasokan listrik di Manokwari.

“Kami berharap, DPR bisa langsung meninjau lokasi. Kami juga berharap bupati dan Kapolres bisa memfasilitasi pertemuan kami dengan pihak-pihak yang bekerja ini,” pungkasnya. (ALF)

Tinggalkan Balasan