Manager PLN Area Manokwari Mesak Kyeuw Kyeuw Bersama Jajarannya Berfoto Bersama Didepan Papan Nama Peresmian Operasi dan Pengelolaan Listrik di Wasior Bertepatan dengan Peringatan HUT RI ke-71

PLN Target Seluruh Wondama Bisa Nikmati Listrik

WASIOR, Cahayapapua.com—-  PT. PLN Persero secara resmi meluncurkan pengoperasian listrik selama 24 jam untuk wilayah kota Wasior dan sekitarnya, Rabu(17/8/2016).

Peluncuran yang ditandai penekanan tombol sirene oleh Bupati Teluk Wondama Bernadus A. Imburi dan pembukaan selubung papan nama oleh Wakil Bupati Paulus Y. Indubri dilakukan usai upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-71, di lapangan upacara kantor bupati di Isey.

Ini sekaligus menandai pengambilalihan operator listrik di Teluk Wondama oleh PLN. Semenjak 1 Agustus lalu, listrik di kota Wasior
telah menyala selama 24 jam setelah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Pemkab dengan PT. PLN wilayah Papua dan Papua Barat.

Hadir menyaksikan prosesi peluncuran Manajer PLN Area Manokwari Mesak W.Kyeuw Kyeuw bersama Manager Bidang Niaga Yosephina Kwano dan sejumlah staf lainnya.“Ini menunjukan kehadiran negara di masyarakat. (orang) Wondama juga punya hak yang sama untuk menikmati listrik 24 jam sama dengan warga lain di daerah lain,”ujar Mesak.

Setelah kota Wasior dan kampung-kampung sekitarnya, PLN juga akan terus melakukan pemasangan listrik untuk wilayah-wilayah lain yang belum menikmati listrik. Sehingga ke depan tidak ada lagi kampung di Wondama yang harus hidup kegelapan di malam hari.

“Target kami 2020 itu Papua Terang jadi dari sekarang kami harus memulai itu,”ucap Mesak.  Dengan ditangani oleh PLN, listrik di Wasior yang sebelumnya gratis akan dikenai pembayaran. PLN akan melakukan penertiban sehingga pengguna listrik di Wasior seluruhnya menjadi pelanggan resmi PLN.

“Yang tidak ada meteran akan tetap ditertibkan, jadi semua tidak ada lagi listrik gratis tapi membayar. Di Wasior ini 100 persen pakai
listrik prabayar (sistem token) sehingga menggunakan sesuai
kebutuhannya,” kata Mesak.

Pengoperasian listrik 24 jam disambut gembira oleh masyarakat Wasior. Warga tidak mempersoalkan kendati mereka harus membayar setelah sekian lama menikmati listrik gratis.“Tidak apa-apa kami bayar, kami juga ada hasil kebun yang bisa jual untuk bayar listrik. Yang penting listrik ada supaya kami juga rasakan terang,”kata Ros Indubri, warga kampung Torey, distrik Rasiei.

Dikatakan Ros, di kampung Torey sebagian besar rumah belum dialiri listrik, termasuk di rumahnya sendiri.  Karena itu dia sangat berharap dengan ditangani langsung oleh PLN, semua rumah di kampung Torey maupun kampung terdekat lainnya secepatnya bisa dialiri listrik.“Kami mohon supaya kami juga cepat bisa rasakan listrik karena dari dulu gelap terus,”ujar Ros.

Ditemui terpisah, Bupati menyampaikan rasa syukurnya  karena kini harapan besar masyarakat untuk menikmati listrik 24 jam akhirnya bisa terwujud. Dia  menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, PLN dan semua pihak yang telah berperan mewujudkan hal tersebut. “Mudah-mudahan nanti program Indonesia Terang, Wondama juga bisa terang karena Wondama ini juga bagian dari Indonesia,” ucap Imburi.(BRV)

Tinggalkan Balasan