Kapolda Papua Barat Paulus Waterpauw. ©antara/merdeka.com

Polda Dibentuk Karena Papua Barat Luas dan Rawan Konflik

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Institusi kepolisian rupanya menilai Papua Barat sebagai daerah yang memiliki potensi gangguan keamanan dan rawan konflik.

Kapolri Jenderal Polisi Sutarman mengungkapkan Polda Papua Barat dibentuk atas alasan luasnya wilayah Papua dan banyaknya potensi gangguan keamanan yang harus diatasi polisi.

“Saya kira pertimbangan menjadi polda di antaranya daerah tersebut rawan kriminalitas, gangguan keamanan, rawan konflik, wilayahnya yang luas,” kata Sutarman di Jakarta, Selasa.

Sementara pengangkatan Wakapolda Papua, Paulus Waterpauw sebagai Kapolda pertama Papua Barat didasarkan atas pertimbangan bahwa Paulus sudah memahami kondisi Papua Barat.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Ronny F. Sompie sebelumnya menjelaskan bahwwa Polda baru dibentuk karena wilayah Polda Papua cukup besar dari segi geografis, sehingga agar tetap mampu melayani masyarakat dengan cepat dibentuk Polda Papua Barat untuk melayani kebutuhan masyarakat khusus di Provinsi Papua Barat.

Mendampingi Paulus memimpin Polda Papua Barat, Kapolri juga menunjuk Kombes Pol Imam Margono (Kabag SDM Korbrimob Polri) sebagai Wakapolda Papua Barat.

Brigjen Paulus Waterpauw ditunjuk oleh Kepolisian RI sebagai Kapolda Papua Barat, merujuk pada surat telegram nomor 2525/XII/2014 tanggal 19 Desember 2014.

Waterpauw akan didampingi oleh Kombes Imam Margono sebagai Wakapolda Papua Barat. Margono sebelumnya menjabat sebagai Kabag SDM Korbrimob Polri.

Sebelum ditunjuk sebagai Kapolda Papua Barat, pria kelahiran Fakfak 25 Oktober 1963 ini menjabat sebagai Wakil Kapolda Papua. Posisi tersebut kini diisi oleh Wakil Kapolda Sulawesi Tengah Kombes Rudolf Alberth Rodja

Sebelumnya seperti diberitakan CAHAYAPAPUA.com, Kapolda Papua Irjen Polisi Yotje Mende menyatakan paling lambat Januari 2015 Polda Papua Barat sudah terbentuk. Pernyataan ini disampaikan ketika ia berkunjung ke Manokwariuntuk melihat langsung kesiapan lokasi yang akan dijadikan sebagai kantor Polda Papua Barat.

“Kami akan mempercepat pembentukan Polda Papua Barat. Kami harap paling tidak Januari 2015, Polda Papua Barat sudah bisa dioperasionalkan,” kata Kapolda saat itu.

Di Manokwari Kapolda Papua juga bertemu Gubernur Provinsi Papua Barat Abraham Atururi. Saat itu Abraham menyatakan keinginannya agar Kapolda Papua Barat berasal dari putra asli Papua.

“Kami ingin calon Kapolda Papua Barat adalah Wakil Kapolda Papua saat ini, Brigjen Polisi Paulus Waterpauw,” ujar Bram. (Baca: Bram Mau Kapolda Papua Barat Orang Asli Papua)

Yotje Mende pernah menyatakan bahwa nama yang diusulkan Polda Papua untuk menjabat sebagai Kapolda Papua Barat adalah Paulus Waterpauw

“Kami sudah usulkan nama beliau ke pusat, dan ini adalah calon tunggal, karena beliau sangat memenuhi syarat. Hanya satu nama, mudah-mudahan tidak ada masalah,” ujar Yotje Mende saat itu.|ANTARA |DUMA TATO SANDA

Tinggalkan Balasan