Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Rudolf Albert Rodja (Foto : NTMC Polri)

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Direktorat Narkoba Polda Papua Barat, kembali menggagalkan penyelundupan Minuman Keras (Miras) lokal jenis Cap Tikus,yang bernilai miliran rupiah, di Kota Sorong, Senin (22/10/2017).

Cap Tikus yang berasal dari Pelabuhan Bitung tujuan Kota Sorong tersebut diamankan dari tangan pelaku berinisial SHS.

“Jumlah CT yang kita amankan, ada 511 Jirgen ukuran 25 liter. Kalau diakumulasi sekitar, 12.775 liter atau 12,7 ton. Kisaran harga satu jerigen Rp 2,5 juta dan jika ditotalkan semuanya, maka mencapai Rp 1 miliar lebih,” kata Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Rudolf Alberth Rodja dalam konferensi pers di depan Mapolda, Selasa (24/10/2017).

Rodja mengatakan penangkapan ini tergolong yang paling besar sepanjang penangkapan Miras oleh jajarannya. Dan kata dia, untuk Barang Bukti (BB) Miras tersebut, saat ini sementara diamankan di Mako Brimob Kota Sorong, sedangkan pelakunya telah ditahan di Rutan Mapolda Papua Barat, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

SHS juga lanjut dia, dalam usaha barang haram ini, mempekerjakan sejumlah orang untuk membantu mengelola usahanya.“Awalnya kita tangkap salah satu anak buah SHS, dengan BB 3 Jirgen, kemudian setelah diselidiki akhirnya ditemukan pemiliknya,” beber Rodja.

Dia menegaskan, pihaknya tak akan pernah mengenal kompromi dengan segala bentuk tindak pidana meskipun melibatkan oknum anggota di jajarannya.

Untuk itu, ia bertekad, terus memberantas Narkoba, Miras dan Korupsi. Dia meminta wartawan untuk tetap mengawal setiap proses yang dilakukan oleh Polda Papua Barat.

Dikatakan, polisi akan menggunakan pasal 204 KUHP dengan ancaman 15 tahun dan UU  Nomor 18 Pasal 135 Tahun 2012 tentang Pangan. (MAR)

 

Leave a Reply