Harry Supriyono

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Kepolisian Daerah Papua Barat mengantisipasi sejumlah kejahatan yang berpontensi terjadi menjelang dan saat hari Raya Natal berlangsung di daerah tersebut.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Barat AKBP Hary Supriyono di Manokwari, Rabu, mengatakan, Polda dan seluruh Polres akan melaksanakan upaya cipta kondisi pada rangkaian Operasi Lilin Mansinam 2017.

“Kita mengantisipasi tindak kejahatan dengan kekerasan, premanisme di pelabuhan, pasar, pungutan liar,” kata Hary.

Menurutnya, penertiban peredaran miras, petasan atau mercon menjadi salah satu kegiatan dalam operasi tersebut. Pihaknya pun akan menggelar operasi senjata tajam, senjata api dan bahan peledak.

Hary mengajak seluruh komponen masyarakat terlibat dalam menjaga keamanan dan tertiban menjelang Natal dan tahun baru.

Pada wawancara sebelumnya, Hary mengungkapkan, personil yang akan diterjunkan pada operasi Lilin Mansinam 2017 sekitar 900 orang. Operasi ini berlangsung selama 10 hari dari 23 Desember 2017 hingga 1 Januari 2018.

Sasaran utama pada operasi tahunan ini adalah rumah ibadah atau gereja serta tempat-tempat keramaian seperti sarana belanja dan jalan raya.

Pada pengamanan pergantian tahun, lanjut Hary, operasi akan difokuskan pada tempat wisata, pusat perbelanjaan, hotel, dan kantor pemerintah.

“Jalan raya juga masih menjadi fokus perhatian. Kami mewaspadai konvoi kendaraan dan pesta miras,” ujarnya.

Hary mengemukakan, ancaman kerawanan yang berpotensi timbul saat perayaan malam pergantian tahun antara lain kemacetan lalu lintas, kecelakaan dan penyalahgunana narkotika serta pesta miras.

Dia menambahkan, tempat-tempat wisata di Raja Ampat menjadi salah satu fokus perhatian Polda. Untuk daerah tersebut Polda telah menyiapkan pola pengamanan bagi para wisatawan.

“Kami mendirikan pos di setiap lokasi wisata,mensiagakan personel dan kapal Satpol Air. Kita bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat,” pungkasnya. (ibn)

Leave a Reply