Ilustrasi Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal Cargo.

Polda Papua Barat Tangani Kasus Kapal Kargo Sorsel

MANOKWARI, Cahayapapua.com– Perkara dugaan korupsi pengadaan kapal kargo tahun 2007 di Pemkab Sorong Selatan dengan total anggaran Rp 4 miliar lebih, kini ditangani penyidik Polda Papua Barat.

“Semula kasus ini ditangani Polda Papua, namun pertimbangan wilayah akhirnya kasus ini sekarang ditangani oleh Polda Papua Barat,” kata Kapolda Papua Barat melalui Kabid Humas AKBP Johan H. Sitorus.

Diungkap surat resmi pelimpahan perkara tersebut telah diterima, dan hari ini (kemarin,red) dilakukan gelar perkara.

“Ini surat dari Kapolda Papua kepada Kapolda Papua Barat Nomor : B/680/III/2016 / Ditreskrimsus tanggal 31 Maret 2016. Isinya tentang pelimpahan kembali penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi atas pengadaan kapal Kargo milik Pemda Sorsel yang ditangani Polda Papua sejak tahun 2014 lalu,” bebernya.

Ia menjelaskan, tersangka berinisial MN selaku Direktur PT. Indo Nur Hidayat pada 23 Juni 2006 silam, membeli kapal jenis Landing Craft Tank (LCT) dengan spesifikasi panjang 34,43 Meter – lebar 8.00 Meter, dalam 2,40 dengan isi kotor (GT) 211GT, isi bersih (NT) 64.

Kapal tersebut dibeli dari Direktur CV. Karya Lestari Samarinda seharga Rp 2.8 miliar. “Sementara nilai kontrak yang dikeluarkan sebesar Rp.4.4 miliar lebih bersumber dari APBD Kabupaten Sorsel tahun 2007 untuk pengadaan kapal kargo dengan jangka waktu pekerjaan selama 100 hari kerja, dimulai 12 September hingga 20 Desember 2007,” kata Sitorus. (MAR)

Tinggalkan Balasan