Rudolf Albert Rodja

Polda Papua Barat terima tambahan tujuh Perwira

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Kepolisian Daerah Papua Barat menerima penambahan tujuh orang perwira pertama lulusan akademi kepolisian atau Akpol tahun 2017.

Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Rudolf Albert Rodja, Sabtu, mengatakan, tujuh perwira tersebut baru pertama kali bertugas di wilayah Papua setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Kepolisian Negara (SPN).

Rodja menginginkan, mereka menjalankan tugas dengan baik sebagai bhayangkara negara.“Saat dilantik sebagai anggota Polri kita sudah menyatakan sikap untuk siap ditempatkan di mana pun, termasuk di wilayah Papua. Harus berjiwa berani, tangguh dan tanggap terhadap situasi,”kata Kapolda.

Dia menyebutkan, tujuh perwira ini akan disebar di beberapa satuan kerja bidang operasional. Hal ini untuk melatih skill dan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama pendidikan.

Mereka, lanjut Rudolf, akan di tugaskan untuk mengisi kekurangan personil di Polres Teluk Wondama, Kaimana, Sorong Selatan dan Fakfak. Pembagian dilakukan dengan sistem undian.

Dia menekankan, tujuh perwira ini tidak sekali-sekali terlibat dalam kasus narkoba, miras maupun perbuatan pidana dan pelanggaran kode etik Kepolisian.

“Meniti karir dikepolisian itu perlu kesabaran dan keikhlasan dalam pengabdian. Tidak boleh berfikir pendek dengan memanfaatkan profesi lalu terjerembab dalam kasus,” tegasnya.

Polda Papua Barat tergolong baru dan masih membutuhkan cukup banyak personil. Upaya penambahan terus dilakukan secara bertahap pada setiap penerimaan calon siswa Polri. “Jumlah personil kita untuk khusus Polda baru sekitar 400 orang. Pelan-pelan akan dilengkapi termasuk alat operasional dan persenjataan,”pungkasnya. (ibn)

Tinggalkan Balasan