Suasana kantor DPR Papua Barat.

POLEMIK DPRPB: Pimpinan dan Anggota Batal Bersepakat

MANOKWARI, CAHAYAPAPU.com-– Polemik berkepanjangan terkait jabatan ketua DPR Papua Barat (DPRPB) yang berujung pada penyegelan ruang sidang gedung DPRPB terus bergejolak meski sejumlah anggota dewan bersama wakil ketua DPRPB, J. A.Jumame telah menginisiasi pertemuan untuk mendudukan seluruh anggota dewan tanggal 2 Februari.

Sesuai pantauan media ini, Rabu (3/2/2016), para wakil rakyat ini mengagendakan pertemuan bersama dalam rangka pembahasan agenda kerja tahun 2016 yang telah ditetapkan sebelumnya pada 6 Januari lalu, namun tidak membuahkan hasil.

Para wakil rakyat ini batal bersepakat untuk menentukan persepsi guna melaksanakan tanggungjawabnya. Disisi lain, agenda kerja tahun 2016 hingga kini belum dapat dilaksanakan.

“Perlu ada pembenahan di internal dewan. Mulai dari fraksi, komisi-komisi, dan badan. Semua membenahi diri masing-masing untuk menyamakan persepsi untuk melihat lembaga besar ini,” kata ketua fraksi Hanura, Jhon Paul Asmuruf.

Menurut Jhon, masalah pimpinan dewan, pemalangan kantor hingga masalah kesejahteraan pimpinan dan anggota dewan. Meruapakan akumulasi persoalan yang dapat mempengaruhi kinerja pimpinan dan anggota.

“Kalau terus menerus masih dipalang maka, esksistensi lembaga ini di mata publik akan dipertanyakan. Sebab aspirasi masyarakat yang masuk akan tersumbat dan tidak dapat disalurkan,” ujar dia.

Menyoal penundaan pertemuan, mantan ketua DPRD Kabupaten Mabrat ini, menanggapinya dengan positif. Ia mengemukakan, agenda pertemuan dilaksanakan bertepatan dengan persiapan peringatan HUT Pekabaran Injil ke 161 tahun tanggal 5 Februari mendatang.

“Kita harus bersyukur akan adanya Injil. Selama ini yang berpartisipasi langsung adalah masyarakat. Belum terlalu nampak dari kalangan birokrasi maupun swasta,” terangnya.

Kendati udangan pertemuan disampaikan secara lisan antara sesame anggotan, sejumlah wakil rakyat nampak berdatangan. Mereka terlihat saling berkomunikasi satu sama lain memastikan agenda tersebut berjalan atau dibatalkan.

Ketua DPRPB, Matheos E.Selano dan wakil ketua, Robert Manibuy juga nampak hadir. Namun, tidak berselang lama segera bergegas. Wakil ketua, J. A.Jumame tidak terlihat.

Sebelumnya, anggota Badan Musyawarah, Bram Goram Gaman mengatakan, pertemuan itu diinisiatif oleh sejumlah anggota yang disampaikan kepada wakil ketua, J. A.Jumame. |RASYID FATAHUDDIN|EDITOR : BUSTAM