Aksi KNPB di Manokwari yang menuntut pembebasan dua wartawan Perancis yang diadili di Jayapura. Foto: CAHAYAPAPUA.com/dok

Polisi Bubarkan Aksi KNPB, Alexander Nekenem Ditangkap

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com—- Demonstrasi Komite Nasional Papua Barat Kabupaten Manokwari mendukung aplikasi Papua bergabung ke Melanesian Sprearhead Group (MSG) di sekitar kampus Universitas Papua, Manokwari, Papua Barat, dibubarkan paksa aparat kepolisian, Rabu, 20 Mei 2015.

Pembubaran paksa diawali dengan penangkapan Ketua KNPB Manokwari Alexander Nekenem. Ia kemudian digiring aparat ke Markas Komando Brimob Sowi Gunung, berjarak sekitar 5 kilo meter dari lokasi demonstrasi.

Selain menangkap, Alex, polisi dari Polda Papua Barat, Polres Manokwari dan Brimob Detasemen C Manokwari juga menangkap puluhan aktivis KNPB lainnya.

Sebelum pembubaran, aparat kepolisian sempat bernegosiasi dengan Alex agar hanya menggelar ibadah di lokasi tersebut selama 20 menit. Usulan tersebut ditolak Alex yang bersikeras tetap menggelar aksi. Negosiasi buntu.

Alex kemudian kembali merapat ke barisan massa dan meneriakan seruan kepada rekan-rekanya agar tidak takut aparat. “Jangan takut aparat, kita akan kasih penuh LP (lembaga pemasyarakatan),” seru Alex.

Geram dengan sikap Alex dkk, polisi yang dipimpin Wakapolres Manokwari lalu memberi peringatan kepada para demonstran. Peringatan disampaikan selama 3 kali, namun mereka bersikukuh untuk terus melanjutkan orasi.

Polisi akhirnya melakukan upaya paksa dengan menangkap Alex dan menggiring puluhan demonstran lainnya naik ke truk polisi. Mereka selanjutnya dibawa ke markas komando Brimob.

Di Markas Brimob Alex dan kawan-kawan didata dan dilakukan pemeriksaan awal oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Manokwari. Dalam aksi tersebut, polisi merampas bendera serta atribut lain yang dibawa para demonstran.

Selain KNPB, disaat yang sama NRFPB dan WPNA juga menggelar aksi yang sama dengan cara berkumpul dan melaksanakan ibadah di Kantor Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah III Mnukwar Manokwari, berjarak sekitar 3 kilo meter dari lokasi Alex.

Ratusan aparat kepolisian dari Polda, Polres dan Brimob berjaga-jaga di sekitar lokasi tersebut. Aksi tersebut bubar secara sukarela setelah polisi memberikan peringatan. |TOYIBAN

One comment

  1. Berdasar kan UUD Ngara Republik Indonesia salah satu butir menyatakan bhw penjajahan di atas dunia harus di hapus kan,maka sepatutnya bhw Tanah papua tanah jajahan NKRI harus di hapus kan agar papua berdiri sendiri sbgai sebuah negara di atas tanah sendiri,shinga apa yg di lakukan mahasiswa manokwari sesuai prosudur dan perlu di dukung oleh seluruh Rkyat papua

Tinggalkan Balasan