Harry Supriyono

Polisi desersi terancam dipecat

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat, Brigjen Pol Martuani Sormin Siregar mengeluarkan ultimatum  akan memecat anggotanya jika terbukti desersi atau tak berdinas 30 hari berturut-turut.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua Barat, AKBP Hary Supriyono mengatakan, pernyataan itu dilontarkan Kapolda Papua Barat, saat memimpin apel di Mapolda Papua Barat, Senin (3/7).

Dijelaskan ultimatum tersebut sengaja disampaikan, dengan tujuan setiap personil kepolisian sadar akan tugas dan tanggungjawab utamanya, sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Diharapkan setiap anggota (Polisi), dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, sehingga mampu menjaga dan memelihara ketertiban masyarakat.

“Bapak Kapolda sangat tegas, anggota yang terbukti 30 hari berturut-turut disersi, tidak ada ampun pasti diproses dan dipecat,” ujar Hary yang ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

Hary menuturkan, sikap tersebut bentuk komitmen Kapolda untuk memberikan efek jera bagi oknum anggota yang tak disiplin dalam bertugas.

Bukan hanya itu lanjut dia, Kapolda telah memerintahkan, baik di Polres, Polsek maupun titik-titik pengamanan lainnya untuk diperkuat dengan Satuan Brimob dan Sabhara. Hal ini mengantisipasi kemungkinan adanya penyerangan terhadap anggota polisi sebagaimana marak terjadi di daerah lain.

“Oleh karena itu, Kapolda perintahkan masing-masing Polres selalu berlatih dengan menggelar simulasi penangan serangan teroris,” terang Hary. (tnj/*)

Tinggalkan Balasan