Ilustrasi. |Ist

Polisi Kantongi 3 Calon Tersangka Kasus Korupsi Dishub Bintuni

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com— Satuan Reserse Kriminal Tindak Pidana Khusus (Satreskrimtipisus) Polres Teluk Bintuni sudah mengantongi 3 (tiga) calon tersangka kasus dugaan korupsi Dinas Perhubungan Pemkab Teluk Bintuni Tahun 2010-2014, senilai Rp. 30 Miliar.

Menurut Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni AKP. A.R Manurung, SH yang dikonfirmasi via ponsel, Minggu (25/1/2015) menyatakan, untuk memperkuat bukti yang sudah dimiliki, penyidik akan bertolak ke Distrik Babo. Keberangkatan penyidik dalam rangka penyelidikan, sekaligus melakukan penyitaan sejumlah barang bukti (BB) di perusahaan LNG Tangguh.

“Rencananya pekan ini penyidik akan bertolak ke Distrik Babo melakukan penyidikan serta penyitaan sejumlah barang bukti bagi ketiga calon tersangka. Usai penyitaan Barang Bukti, selanjutnya kasus ini akan ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan,” ungkapnya.

Meski alat bukti sudah dikantongi, namun penyidik Polres Teluk Bintuni menganggap bukti yang sudah dipegang masih kurang, sehingga dibutuhkan bukti lagi. Tujuannya, untuk memperkuat bukti yang sudah dimiliki penyidiknya saat ini, kata A.R. Manurung yang juga mantan Kaur Reskrim Polres Manokwari.

Dijelaskan, hasil pelidikan sementara polisi sudah mengincar 3 calon tersangka dugaan korupsi Dinas Perhubungan Teluk Bintuni, namun ketiga calon tersebut masih dalam proses pemeriksaan.

“Kami belum bisa menetapkan tersangka dalam kasus ini, meski tiga calon tersangka sudah menjadi incaran penyidik, namun ketiga calon tersebut masih dirahasiakan. Nanti akan dipublikasikan jika ketiga calon tersangka sudah ditetapkan sebagai tersangka,” akunya.

Manurung menambahkan, saat ini pihaknya masih terus mendalami kasus. Dipastikan dalam waktu dekat, Reskrim Polres Teluk Bintuni akan menetapkan calon tersangka.

Usai penetapan tersangka, penyidik akan langsung mengirimkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri Manokwari, sambil melanjutkan pemeriksaan sejumlah saksi.

“Kami memastikan kasus dugaan korupsi Dinas Perhubungan Teluk Bintuni akan naik hingga proses persidangan di Pengadilan Tipikor Papua Barat, sebab dua alat bukti kuat sudah dikantongi penyidik Reskrim Tindak Pidana Khusus Polres Teluk Bintuni,” ungkapnya. | TAKDIR

Tinggalkan Balasan