Ilustrasi Universitas Negeri Papua. | unipa.ac.id

Polisi Selidiki Kasus Pemukulan Dosen Unipa

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com — Aparat kepolisian sektor Amban menyatakan terus menyelidiki kasus penganiayaan terhadap 3 dosen Unipa dan 15 mahasiswa dalam insiden kerusuhan di kampus Unipa, Selasa (4/11/2014) lalu.

Kapolsek Amban, Ajun Komisaris Polisi Agustina Sineri mengatakan, langkah yang kini dilakukan pihaknya untuk mengusut kasus itu adalah dengan berkoordinasi dengan Rektor Unipa, Suriel Mofu. “Kami aktif berkomunikasi dengan pihak universitas,” katanya, Kamis (6/11) kepada CAHAYAPAPUA.com.

Agustina mengatakan, sejauh ini pihaknya baru mengetahui adanya 3 dosen korban pemukulan. Mereka diantaranyaDr. Agus Sumule, Dr. Ishak Musa’ad dan Fadly Zainuddin, S.Pi., M.Si. Sementara mahasiswa yang dipukuli oleh kelompok mahasiswa yang menurut pihak kepolisian “diduga mahasiswa” adalah 15 orang.

Rektor Unipa, Dr. Suriel Mofu, M.Phil mengatakan, kesan traumatik masih menghinggapi mahasiswa dan dosen akibat insiden itu. Insiden ini ia sayangkan karena terjadi disaat Universitas Negeri Papua masih dalam suasana perayaan Dies Natalis.

Terkait upaya pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus tersebut, Suriel Mofu mengatakan, “Kami akan memberikan informasi yang kami miliki baik dari dosen maupun dari mahasiswa kepada polisi”.

“Unipa adalah lembaga negara. Tetapi jika terjadi kasus kriminal dalam lingkungan kampus, maka semuanya tidak terlepas dari hukum,” katanya.

Andaikata pelaku pemukulan dapat diungkap, rektor jebolan Oxford University ini mengatakan, pihaknya akan memberi pelaku sanksi sesuai tata tertib kampus. |TAKDIR | PATRIX B TANDIRERUNG | DINA RIANTI

Tinggalkan Balasan