Tersangka kasus mutilasi terhadap D. Manggara dan kasus pembunuhan terhadap David Manggaprow diserahkan Polres Manokwari kepada Kejari Manokwari, Selasa (12/12).

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Kepolisian Resor (Polres) Manokwari, resmi menyerahkan tersangka dan barang bukti (BB) kasus mutilasi yang menimpa D. Manggara pada akhir Agustus lalu dan kasus pembunuhan bermotif dendam yang terjadi pada David Manggaprow pada awal September 2017 ke Kejaksaan Negeri Manokwari.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Manokwari AKP Indro Rizkiadi mengatakan, barang bukti kasus mutilasi terhadap D Manggara berupa motor Jupiter warna hitam bernopol PB 3574 MB. Selain itu juga terdapat beberapa alat yang dipakai untuk menghabisi nyawa korban seperti pisau, parang dan kayu serta beberapa petunjuk alat bukti lainnya. Sementara tersangka yang diserahkan adalah NS dan MS.

Jenazah D. Manggara ditemukan di tanjakan jalan masuk kantor Dinas PU Provinsi Papua Barat, yang berada di kompleks perkantoran gubernur Papua Barat pada Rabu 23 Agustus 2017. Kasus yang diduga sebagai pembunuhan berencana itu mengegerkan warga Manokwari ketika pertama kali terbongkar.

Tersangka kasus ini dijerat pasal 340 KUHP Junto 338 KUHP dengan ancaman pidana kurungan badan maksimal seumur hidup atau hukuman mati.

Untuk kasus pembunuhan yang terjadi pada David Manggaprow, Indro Rizkiadi mengatakan kepolisian juga telah menyerahkan sejumlah barang bukti termasuk pelaku utama berinisial RR (31 Tahun).

Pembunuhan terhadap David, yang ditemukan di Jalan Pasir Putih, diduga bermotif dendam. Korban ditemukan tewas dengan luka tusukan benda tajam di bagian pinggang sebelah kiri di sekitar Yayasan Cinta Papua di Distrik Manokwari Timur sekira pukul 22.00 WIT, Selasa (12/9/2017). Dalam kasus ini polisi menjerat RR menggunakan pasal 338 KUHPidana dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

“Tersangka dan barang bukti lengkap dua kasus ini telah dilimpahkan penyidik Polres Manokwari ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Manokwari. Kami berharap Jaksa dapat segera menindaklanjuti waktu persidangannya,” ujarnya. (cr-80)

Leave a Reply