ilustrasi-penembakan

Polisi Uji Balistik Peluru yang Dipakai Menembak Appolos dan Chris

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com-Kepolisian Resor Manokwari menyatakan telah mengirim proyektil peluru yang digunakan untuk menembak warga sipil Appolos Abidondifu dan Chris di kelurahan Amban Selasa pagi lalu ke Laboratorium Forensik Makassar.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Manokwari Ajun Komisaris Polisi Hengky K Abadi mengatakan, proyektil peluru tersebut dikirim untuk dilakukan uji balistik.

Uji balistik untuk mencari tahu jenis peluru yang nantinya dapat dipakai untuk mengetahui jenis senjata yang digunakan pelaku penembakan.

Hengky juga menegaskan bahwa pihak kepolisian sedang berusaha untuk mencari tahu jati diri pelaku penembakan sesuai ciri-ciri yang disebutkan korban.

“Kami masih terus mencari pelaku. Saat ini belum bisa dikatakan bahwa pelaku adalah oknum Brimob karena hal itu tidak dikatakan oleh saksi yang melihat penembakan itu,” kata Hengky kepada wartawan siang kemarin.

Selasa pagi lalu, Appolos dan Chris ditembak orang tak dikenal ketika mereka mengendarai motor dalam perjalanan menuju tempat berlatih tinju di kelurahan Amban.

Akibat tembakan itu, salah satu korban mengalami luka di lengan kanan, sementara korban lainnya terserempet peluru di punggung.

Kabar seliweran menyebut penembak adalah oknum anggota Brimob Polda Papua berinisial R. Kabar ini membuat ratusan warga Sanggeng marah dan memblokade jalan dipertigaan Sanggeng, Manokwari selama 3 jam, sejak pukul 10.00 hingga 13.00 WIT. |ADITH SETYAWAN