Potret pagar arena balap motor prix di Distrik Masni, Manokwari, sementara belum rampung. (Document Cahaya Papua)

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Polres Manokwari menyita dana sebesar Rp 950 juta yang berasal dari salah satu kasus korupsi pengadaan lahan Grand Prix Sirkuit Masni, Kabupaten Manokwari.

Kasat Reskrim Polres Manokwari, AKP, Indro Rizkia kepada wartawan, Jumat (5/1) menjelaskan, duit tersebut merupakan barang bukti yang dilimpahkan penyidik dalam berkas perkara tahap dua kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari untuk  kemudian disidangkan di Pengadilan Tindak pidana korupsi (Tipikor) Provinsi Papua Barat.

“Barang bukti itu akan digunakan penyidik dan Jaksa Penuntut Umum Kejari Manokwari dalam mengadili tersangka utama atas dugaan kasus korupsi yang menyeret Kabiro Pemerintahan Setda Provinsi Papua Barat insial SE. Bulan ini (Januari 2018) berkas tahap dua kita limpahkan ke Kejari,” akunya.

Ditanya hambatan dalam penanganan perkara, Kasat Reskrim mengatakan, sejauh ini para tersangka sangat kooperatif mendukung proses penyidikan.

Untuk diketahui,  proyek pengadaan tanah untuk sirkuit Grand Prix – Masni bersumber dari APBD Papua Barat melalui Biro Pemerintahan Papua Barat dengan total anggaran Rp. 2,9 miliar lebih. (mar) 

Leave a Reply