Ilustrasi
Ilustrasi

Produk-produk Ilegal Bernilai Miliaran Rupiah

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Manokwari, Senin (24/10), memusnakan produk berupa obat dan makanan  yang tidak memiliki ijin edar.

Pelaksana Harian Kepala BPOM Manokwari Karim Musa mengatakan, obat dan makanan tersebut merupakan hasil operasi yang dilaksanakan selama tahun 2016. Nilai barang bukti tersebut mencapai Rp 1,1 miliar.

Dia merinci produk ilegal yang dimusnahkan itu berupa pangan, obat tradisional, obat kuat, dan kosmetika. Produk-produk ini disita dan dimusnahkan karena tanpa izin edar (TIE).

“Barang bukti ini hasil temuan kami di wilayah Papua Barat. Pemusnahan kita dilakukan secara simbolis dengan cara dibakar,” kata dia.

Dia mengutarakan, pemusnahan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama sudah dilakukan di Kota Sorong beberapa waktu lalu dan tahap kedua dilakukan di Manokwari.

“Hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari Polda Papua Barat, pihak Bea Cukai serta para kader BPOM,” kata dia lagi.

Selama tahun 2016, BPOM bersama beberapa instansi terkait rutin melaksanakan pengawasan di setiap daerah. Dari seluruh temuan tersebut, kosmetik tanpa ijin edar cukup dominan terutama di wilayah Sorong.

Karim mengimbau warga terus waspada sebelum membeli, memakai dan mengonsumsi produk yang beredar di pasaran. Ia ingin warga menjadi konsumen cerdas dengan mempertimbangkan kualitas dan keamanan barang.

“Mengonsumsi produk obat atau makanan yang diproduksi tanpa memenuhi ketentuan bahan berbahaya dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan. Kita tidak mau warga Papua Barat mengalaminya,” ujarnya menambahkan.

Dia pun mengajak warga bekerja sama  dengan cara melaporkan hasil temuan produk mencurigakan kepada BPOM. (IBN)

Tinggalkan Balasan