Yohana Yembise Foto: Zonadamai.com

Profesor Yohana Yembise, Menteri Jokowi-JK Kelahiran Manokwari

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com— Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan kabinetnyadi Istana Negara, Jakarta, , Minggu sore, 26 Oktober 2014. Ada empat menteri koordinator dengan 34 kementerian dan lembaga setingkat menteri. Nama kabinet Jokowi-JK adalah Kabinet Kerja dimana satu diantaranya diisi oleh putri asli Papua, Yohana Yembise.

“Pengumuman ini lebih cepat 8 hari dari batas maksimal 14 hari yang diatur oleh UU Kementerian Negara,” kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, penyusunan kabinet dilakukan dengan hati-hati dan cermat. Hal ini, kata Jokowi, menjadi keutamaan karena kabinet ini akan bekerja selama lima tahun.

“Kita ingin mendapatkan orang-orang terpilih dan bersih sehingga komunikasikan dengan KPK dan PPATK karena kita ingin akurat, kita ingin tepat dan kita semuanya percaya pada KPK dan PPATK. Yang kita pilih punya kemampuan sesuai bidangnya, punya kemampuan manjerial yang baik,” ujar Jokowi yang didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla seperti dikutip KOMPAS.com

 

Yohana Yembise

Yohana Susana Yembise ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Kementerian Wanita dalam Kabinet Kerja Jokowi-JK. Yohana Yembise dikenal sebagai wanita bergelar Profesor pertama dari tanah Papua.

“(Nomor) Tiga puluh, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Pemberdayaan Anak, Yohana Yembise, guru besar pertama, profesor pertama dari Papua. Aktif dalam perlindungan anak,” kata Presiden Jokowi di halaman Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara.

Yohana adalah putri Papua kelahiran Manokwari, 1 Oktober 1958. Tahun 1985, dirinya melanjutkan pendidikan Sarjana Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa dan Seni FKIP Universitas Cenderawasih.

Yohana menyabet gelar Master pada 1994 dari Faculty of Education, Simom Fraser University British Colombia, Canada.  Guru Besar Universitas Cenderawasih ini menjadi Diplomat Applied Linguistic TEFL (Dip. TEFL) dari Regional English Language Centre (RELC), SEAMEO Singapura, pada 1992.

 

Haru

Sementara itu, Keluarga dan para kerabat menteri terpilih dalam kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo bersyukur atas terpilihnya salah satu anggota keluarga mereka sebagai menteri untuk masa jabatan 2014-2019.

Seperti ditayangkan Kompas TV, kediaman Menteri Pertanian Amran Sulaiman, di Makasar, Sulawesi Selatan, dipenuhi oleh sejumlah anggota keluarga. Bahkan, menurut salah seorang kerabat, para sanak saudara Amran sudah berkumpul sejak beberapa hari terakhir. Sukacita terlihat dari wajah masing-masing anggota keluarga.

“Kita semua berdoa supaya beliau mendapat perlindungan dapat menjalankan tugas dengan bersih,” ujar seorang kerabat Amran, saat ditemui seusai menyaksikan pengumuman nama-nama kabinet di televisi, Minggu (26/10/2014).

Dia pun bercerita, Amran adalah seorang yang pintar, suka bekerja keras, dan senang untuk membantu orang lain.

Hal serupa juga terjadi di kediaman Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan. Saat dikunjungi oleh Kompas TV, tampak sejumlah kerabat Ferry sedang berkumpul, menyaksikan bersama-sama pengumuman nama-nama menteri oleh Presiden Joko Widodo.

Suasana haru menyelimuti rumah kediaman Ferry. Mata yang berkaca-kaca tampak di wajah Ibunda Ferry, Kusmini, seusai mendengar Jokowi menyebut nama putranya, sebagai salah satu menteri.

“Sebagai orangtua, kami merasa bangga. Tapi, di balik itu, kami selalu memohon doa, semoga anak kami mendapat bimbingan Allah, agar dapat memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara,” kata Kusmini.|PATRIX B TANDIRERUNG

Editor : Duma Tato Sanda

 

SUSUNAN KABINET KERJA JOKOWI-JK:

1. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno
2. Kepala Bappenas: Andrinof Chaniago
3. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman: Indroyono Soesilo
4. Menteri Perhubungan: Ignasius Jonan
5. Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti
6. Menteri Pariwisata: Arief Yahya
7. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Sudirman Said
8. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan: Tedjo Edy Purdjianto
9. Menteri Dalam Negeri: Tjahjo Kumolo
10. Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Priansari Marsudi
11. Menteri Pertahanan: Ryamizard Ryacudu
12. Menteri Hukum dan HAM: Yasonna H Laoly
13. Menteri Komunikasi dan Informatika: Rudiantara
14. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara: Yuddy Chrisnandi
15. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Sofyan Djalil
16. Menteri Keuangan: Bambang Brodjonegoro
17. Menteri Badan Usaha Milik Negara: Rini M Soemarno
18. Menteri Koperasi dan UKM: Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
19. Menteri Perindustrian: Saleh Husin
20. Menteri Perdagangan: Rahmat Gobel
21. Menteri Pertanian: Amran Sulaiman
22. Menteri Ketenagakerjaan: Hanif Dhakiri
23. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimuljono
24. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya
25. Menteri Agraria dan Tata Ruang: Ferry Mursyidan Baldan
26. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Puan Maharani
27. Menteri Agama: Lukman Hakim Saifuddin
28. Menteri Kesehatan: Nila F Moeloek
29. Menteri Sosial: Khofifah Indar Parawansa
30. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Yohana Yambise
31. Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah: Anies Baswedan
32. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi: M Nasir
33. Menteri Pemuda dan Olahraga: Imam Nahrawi
34. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Marwan Jafar

Tinggalkan Balasan