Pertemuan Tim Mansel Sehat dengan Plt Sekretaris Daerah Pemkab Mansel, di ruang sekretariat daerah, baru-baru ini.

RANSIKI, Cahayapapua.com— Program unggulan Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari Selatan akan berganti nama, di tahun 2018 ini.

Selain nama yang berubah, sistem kerja serta besaran tunjangan bagi para petugas yang terlibat dalam program yang digalakkan tahun 2017 lalu ini juga akan diubah.

Jika tahun lalu, para petugas dijanjikan insentif sebesar Rp 4 juta per bulan di luar gaji honor, untuk tahun ini insentif akan diberikan berbeda. Untuk petugas yang ditempatkan di Distrik Dataran Isim akan di berikan insentif sebesar Rp 3 juta, Rp 2,5 juta untuk petugas yang ditempatkan di Distrik Tahota, serta Rp 2 juta bagi yang bertugas di wilayah Distrik Neney.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mansel, dr. Iwan Butar Butar saat melakukan pertemuan dengan Tim Mansel Sehat.

Disampaikan juga, untuk tahun ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari Selatan untuk program yang awalnya dinamakan Progam Mansel Sehat ini akan disiapkan anggaran sebesar Rp 1, 6 miliar. Dana tersebut termasuk untuk pembayaran insentif perawat dan 3 orang dokter.

Berkaitan dengan hal tersebut, dr. Iwan beberapa waktu lalu menyampaikan, untuk Mansel Sehat di tahun ini sudah tidak ada lagi, meski pelayanan yang kurang lebih sama masih tetap akan berlanjut, dengan meningkatkan komposisi petugas dari sebelumya. Kabarnya untuk tahun ini, Dinas Kesehatan akan mengadopsi program dari Kabupaten Teluk Bintuni, petugas diwajibkan untuk menetap di wilayah penempatan.

Sesuai perencanaannya, untuk Distrik Dataran Isim, akan diisi sembilan petugas, delapan orang di Distrik Neney, dan delapan orang untuk di Distrik Tahota, termasuk  satu dokter untuk masing-masing tempat.

“Tahun ini, Mansel Sehat sudah tidak ada, kalau program pelayanan memang tetap ada, petugas juga ada yang bertambah dan ada yang mundur,” terangnya.

Disinggung soal perkembangan Program Mansel Sehat pada tahun 2017 lalu, dr. Iwan belum bisa memberikan pernyataan yang pasti. “Untuk Mansel Sehat kan koordinatornya ada dokter Megi, tapi hanya satu tahun saja, tahun ini tidak ada lagi,” katanya. (acm)

Leave a Reply