Bupati Manokwari Selatan Markus Waran melakukan Kunjungan ke Puskesmas Oransbari, Manokwari Selatan
Bupati Manokwari Selatan Markus Waran melakukan Kunjungan ke Puskesmas Oransbari, Manokwari Selatan

Proses Agreditasi, Layanan Puskesmas Oransbari Ditingkatkan

MANSEL, Cahayapapua.com– Menuju proses akreditasi Puskesmas Oransbari, Kabupaten Manokwari Selatan terus berbenah. Standar pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan.

Bupati Manokwari Selatan Markus Waran saat meninjau pelayanan Puskesmas Oransbari beberapa waktu lalu menilai, layanan di puskesmas tersebut sudah berada di pada posisi 70- 80 persen atau mendekati standar layanan.

Dia berharap kekurangan yang ada terus dibenahi guna memberikan kepuasan yang maksimal bagi masyarakat.

“Kita berharap petugas terus meningkatkan kinerjanya, bersama kita membangun masyarakat sesuai dengan tugas dan tanggungjawab kita masing-masing,” ungkap bupati kepada wartawan usai melakukan kunjungan.

Kata bupati, demi mencapai pelayanan maksimal, pemerintah daerah akan terus mendukung program-program kesehatan, termasuk memberikan jaminan akan fasilitas yang dibutuhkan oleh puskesmas.

Senada dengan bupati, Kepala Dinas Kesehatan dr. Hengky Veky Tewu menyampaikan, kinerja petugas di Puskesmas  Oransbari terus mengalami peningkatan, kotak saran dan keluhan dari masyarakat juga sudah semakin berkurang.

Pemicu meningkatnya layanan ini adalah dengan memberanikan diri untuk mengajukan puskesmas ini untuk diagreditasi, standar pelayanan yang sebelumnya seolah harus dipaksakan dengan sendirinya sudah mulai berjalan dengan normal.

“Meski belum maksimal, tapi kami harus memberikan apresiasi kepada petugas yang ada yang dengan terus menerus meningkatkan layanannya, melalui proses yang mereka lalui dalam hal agreditasi ini, mereka sudah jauh lebih paham standar pelayanan seperti apa, artinya bahwa bukan karena sementara diagreditasi makanya layanan ditingkatkan, akan tetapi setelah melalui proses persiapan agreditasi mereka sudah terbiasa melakukan layanan yang maksimal,”  terang dr. Hengky.

Selain masyarakat Oransbari, warga dari Distrik Ransiki, Momiwaren dan Distrik Nenei juga lebih memilih untuk dirawat di puskesmas tersebut, terutama bagi mereka yang bekerja sebagai tenaga buruh di tiga wilayah itu.

Melihat pelayanan yang dilakukan oleh petugasnya, Hengky mengaku tidak akan membuat kecewa para tim yang sedang melakukan penilaian terhadap layanan di puskesmas tersebut.

Sesuai informasi yang diterima, Puskesmas Oransbari sejak kemarin sudah menjalani proses agreditasi, TIM yang beranggotakan tiga orang tersebut akan memberikan penilaian terhadap tiga komponen yakni, Adminitrasi, Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Upaya kesehatan Perseorangan (UKP). Rencananya penilaian akan dilakukan selama tiga hari kedepan.

“Hari ini (kemarin, red) tim sudah mulai melakukan penilaian, dimulai dari presentasi kepala puskesmas dan dilanjutkan dengan pemeriksaan instrumen atau dokumen puseksmas,” ujar dr. Hengky yang dikonfirmasi melalui telfon selulernya, Kamis (3/11/2016). (ACM)

Tinggalkan Balasan