Beberapa calon Bintara Muda yang dinyatakan tidak lulus.

Puluhan calon Polwan dipulangkan

MANOKWARI, Cahayapapua.com—  Wajah sedih menyelimuti puluhan calon Bintara Muda yang ikut seleksi penerimaan anggota polisi wanita (Polwan) di Mapolda Papua Barat.

Mereka dinyatakan tidak lulus tes kesehatan tahap awal penerimaaan Bintara Polri tahun 2017.

“Penerimaan kali ini kuota untuk bintara pria yang diterima 203 orang sedangkan bintara Polwan hanya 7 orang,” kata Kepala Biro (Karo) SDM Polda Papua Barat Kombes Pol Yohanis Ragil kepada wartawan , Senin (29/5) di ruang kerjanya.

Dikatakan,  penerimaan tahun ini (2017) lebih diutamakan kualitas sehingga seleksinya jauh lebih ketat dibanding tahun sebelumnya. “Tahun sebelumnya ada yang lulus seleksi, tapi saat masuk Sekolah Polisi Negara (SPN) diberhentikan karena cacat mental,” ujarnya.

Terkait keberpihakan terhadap Orang Asli Papua atau OAP pada seleksi tahun ini, Yohanis Ragil menyebut persentasenya 70 persen untuk OAP dan umum hanya 30 persen.

Panitia lanjut dia, juga menyiapkan tim untuk menelusuri setiap calon baik itu kepribadian mental dan lainnya agar kejadian tahun lalu tak berulang. “Penerimaan Bintara Polri tahun 2017 bebas dari intervensi dan transaksional,” tegas Yohanis Ragil.

Untuk itu, dia pun meminta para calon bintara untuk tidak mudah tertipu oleh ulah oknum yang tidak bertanggungjawab yang meminta uang jasa guna meloloskannya pada seleksi tahun ini.

“Jika ada yang minta uang atau apapun dikonfirmasi terlebih dahulu ke panitia,” sarannya. (mar)

Tinggalkan Balasan