Eks karyawan PT Rotua Grup menggeruduk kantor DPRD Kota Sorong untuk meminta DPRD setempat mendesak perusahaan tersebut melunasi hak-hak mereka sebagai pekerja di perusahaan tersebut.

PULUHAN EKS KARYAWAN ROTUA GRUP GERUDUK DPRD KOTA SORONG

SORONG, CAHAYAPAPUA.com— Puluhan eks karyawan PT Rotua Grup, Senin (30/11) pagi, sekitar pukul 09.00 WIT, menggeruduk kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sorong, untuk meminta DPRD menekan perusahaan tersebut membayar hak-hak mereka yang tertunda. Massa yang bergerak dari lapangan Hoky Kampung Baru itu, sempat melakukan konvoi di jalan utama sebelum sampai ke kantor dewan.

Eks karyawan mengatakan, perusahaan belum meyelesaikan hak-hak mereka seperti Jamsostek atau BPJS, Tunjangan Hari Raya (THR), cuti tahunan, biaya kerja pada hari libur dan hari Minggu, mengingat hari Minggu yang merupakan libur tetap dipakai untuk bekerja.

Mereka juga meminta, pihak perusahaan segera membayar pesangon atau penghargaan masa kerja kepada karyawan yang Diputus Hubungan Kerja (PHK) secara sepihak.

Massa juga mendesak kepada Dewan untuk mendorong tegaknya keadilan, atas penganiayaan yang dilakukan managemen PT Rotua Grup terhadap mereka (ex karyawan) sebelum di PHK.

“Kami minta kepada Menteri Dalam Negeri agar memberhentikan oknum Pegawai Negeri Sipil yang bertugas di Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong atas nama Wolter S. Sitanggang, karena menjabat sebagai Direktur PT Rotua Grup, sejak Tahun 2012 hingga sekarang,” ujar Koordinator aksi Fredik Fakdawer.

Dari pantauan lapangan massa aksi diterima Ketua DPRD Kota Sorong Petronela Kambuaya didampingi Wakil Ketua I Petrus Fatlolon. Pada kesempatan itu, dewan menyatakan siap memperjuangkan aspirasi yang disampaikan para eks karyawan.

“Kami berencana menyurati PT Rotua Grup, untuk hadir besok (hari ini-red) di kantor Dewan guna meminta klarifikasinya sekaligus mencari solusi bersama atas persolan ini,” janji Petronela.

Aksi massa eks karyawan PT Rotua ini berlangsung dibawah perhatian warga dan dikawal aparat kepolisian setempat. Kepala Bagian Operasional, Polresta Sorong Kota, AKP. Adi Darma Pramudita mengatakan, pihaknya menurunkan 60 personil kepolisian dari Polresta Sorong Kota untuk mengamankan demo tersebut.

“Untuk rencana pertemuan hari ini dengan DPRD kami tahu persis berapa personil yang akan dikerahkan, tergantung permintaan dari lembaga legislatif,” tutupnya. |NASIR