Program bedah rumah terhadap para pejuang pembebasan Irian Barat.

Puluhan Pejuang Terima Program Bedah Rumah

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Komando Distrik Militer 1703/Manokwari masih melaksanakan program bedah rumah terhadap para pejuang pembebasan Irian Barat. Di tahap kedua ini Kodim membedah sebanyak 15 rumah dari sebelumnya sebanyak tujuh rumah.

Dandim 1703/Manokwari, Letkol Andy Parulian Simanjuntak mengatakan, rumah adalah kebutuhan  mendasar setiap warga, termasuk para veteran di daerah ini. Selama masih banyak diantara mereka yang memiliki tempat tinggal layak.

“Di Manokwari masih ada sekitar 51orang pejuang yang saat ini masih hidup. Kondisi rumah mereka cukup memprihatinkan,”kata Dandim seraya mengakui, bantuan ini belum sebanding dengan perjuangan mereka.

Menurutnya, peran veteran cukup besar bagi negara. Ia ingin negara hadir saat mereka membutuhkan bantuan. Bantuan tersebut sebagai bagian perhatian pemerintah bagi para pejuang tersebut.

Dia mengutarakan, program bedah rumah yang dilaksanakan Kodim sudah berlangsung selama dua tahap. Tahap pertama, pihaknya membedah sebanyak tujuh rumah ditahap kedua 15 rumah. Pada tahap pertama Kodim bekerja sama dengan PT Pelindo, tahap dua dengan PT Pertamina

“Ini program bedah rumah, namun dalam pelaksanaanya ada rumah yang harus kita bongkar total dan bangun ulang. Karena kondisinya sudah sangat memprihatinkan serta tidak layak untuk ditempati,” ujarnya.

Dari 15 rumah yang sudah direncanakan, saat ini pihaknya sudah menyelesaikan dua rumah. Saat ini pembangunan sedang berlangsung pada rumah ketiga milik Naftani Henoc May di Kompleks Fanindi Pantai, Distrik Manokwari Barat.

Untuk mensukseskan program ini, Dandim menerjunkan para Bintara Pembina Desa (Babinsa) di daerah tersebut.

Dandim menjelaskan, program ini akan terus berlanjut hingga seluruh pejuang di daerah ini bisa memperoleh bantuan yang sama.

“Mudah-mudahan, kedepan seluruh pejuang bisa mendapat bantuan yang sama,” ucapnya seraya mengatakan, rumah merupakan kebutuhan pokok bagi setiap orang termasuk pejuang.

Koodinator pelaksana program bedah rumah Letda Inf Sudiantoro, Kamis, meninjau pelaksanaan bedah rumah di Kompleks Fanindi Pantai. Pembangunan yang dilaksanakan di rumah milik  Naftani Henoc May tersebut, diperkirakan sudah mencapai 40 persen.

Secara keseluruhan pihakanya berupaya agar program tersebut bisa selesai pada akhir Desember 2016.(IBN)

Tinggalkan Balasan