Umat Hindu Manokwari saat melaksanakan upacara Melastri di pantai Maruni, Manokwari Selatan, kemarin. Upacara dimaksudkan untuk penyucian Pura Tirta Bhuwana Giri yang terletak di Wasegi, Distrik Prafi.

Puluhan Umat Hindu Gelar Upacara Melasti di Pantai Maruni Manokwari

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com- Puluhan umat Hindu Manokwari, Sabtu (26/9/2015) melaksanakan upacara Melasti atau penyucian. Upacara ini digelar sebelum masuk dalam Pembersihan Pura atau yang sering disebut dengan upacara Ngenteg Linggih. Ini bertujuan untuk Penyucian Pura Tirta Bhuwana Giri yang terletak di Wasegi, Distrik Prafi.

Proses Melasti tersebut berlangsung di Pantai Maruni Manokwari yang dipimpin Ida Penanda Gede Panji Sogata yang merupakan Ketua Parisada Hindu Dharma Indoesia Pusat di Jakarta.

Kepada wartawan Ida Penanda Gede Panji Sogata menjelaskan, kegiatan Melasti dilakukan untuk menyucikan semua benda-benda perlengkapan upacara, tempat, serta alam semesta.

Selain itu kegiatan tersebut juga untuk memohon Air Kehidupan dari laut yang nanti akan dipercikan kepada tempat-tempat persembayangan.
Selain itu dalam prosesi upacara Melasti tersebut juga dilakukan dengan prosesi memberikan saji berupa Ayam dan bebek yang dilempar ke lautan.

Dimana proses tersebut menandakan rasa berterimah kasih atas semua berkat yang telah diberikan oleh yang maha kuasa kepada umatnya.
“Artinya setiap hari kita akan mengambil hasil, dan saat ini kita mengembalikannya. Biasa kalau upacara besar sajiannya biasa Kerbau atau Kambing, agar kehidupan kita berlanjut dengan baik,” ujarnya.

Proses tersebut merupakan langkah awal dari peresmian Pura Tirtha Bhuwana Giri yang akan dilakukan pada hari ini di Kampung Wasegi, Distrik Prafi.
Upacara tersebut kerap kali dilakukan pada hari-hari menjelang peresmian Pura, memperingati pendirian Pura hingga Hari Raya Nyepi dari umat Hindu. Hal tersebut dilakukan untuk penyucian alam semesta dan meminta penyertaan Tuhan dalam setiap kehidupan. |ADITH SETYAWAN