Kepala BPM Lince Idorway secara simbolis menyerahkan bantuan pupuk kepada puluhan masyarakat petani Kampung Argosigemerai, Distrik Bintuni, Selasa.
Kepala BPM Lince Idorway secara simbolis menyerahkan bantuan pupuk kepada puluhan masyarakat petani Kampung Argosigemerai, Distrik Bintuni, Selasa.

Puluhan Warga Kampung Argosigemerai Terima Bantuan dari Dana Desa

BINTUNI, Cahayapapua.com— Puluhan warga Kampung Argosigemerai, Distrik Bintuni, Teluk Bintuni, menerima bantuan program pemberdayaan yang bersumber dari Dana Desa tahap pertama tahun 2016, di Balai Kampung, Selasa (25/10).

Bantuan tersebut berupa pupuk 20 karung bagi dua kelompok tani, sepasang jaring ikan dan kepiting untuk dua kelompok nelayan, perlengkapan belajar mengajar untuk PAUD dan TK, pakaian dinas dan makanan untuk kelompok posiandu, serta pakaian tugas aparat kampung.

Pembagian bantuan tersebut disaksikan langsung oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Lince Idorway, perwakilan distrik, kepala kampung, Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas.

Kepala BPM mengatakan dana desa harus digunakan dengan sebaik mungkin dan menyentuh langsung dengan kepentingan masyarakat.

“Dana desa untuk infrastruktur kampung. Kalau jalan poros, jalan utama itu tugasnya pemda provinsi dan kabupaten. Kalau jalan di kampung itu tugas kampung, sehingga apa yang tidak diprogramkan oleh pemda, kampung bisa laksanakan,” katanya.

Lince juga berharap agar seluruh masyarakat berperan aktif mendukung program-program yang bersumber dari dana kampung serta bersama-sama ikut mengawasi penggunaannya.

Kepala Kampung Yulianus Tiri mengungkapkan pihak kampung saat ini belum bisa memenuhi kebutuhan seluruh kelompok lantaran sebagian Dana Desa diperuntukkan untuk pembangunan infrastruktur.

Ia memaparkan Dana Desa tahap pertana di kampung itu digunakan untuk membangun tiga gorong-gorong, dan penghamparan sepanjang 1500 meter dibeberapa titik.

“Petani diberi pupuk, nelayan diberi jaring, untuk perkelompok. Sementara untuk ibu-ibu PKK bersabar, tahap kedua masih ada. Kita akan programkan ditahap berikutnya. Apabila dalam tahap pertama ini bantuan dibagi merata ke semua kelompok warga maka hasilnya tidak akan baik,” katanya. (ART)

Tinggalkan Balasan