Penumpang arus mudik lebaran yang terpaksa melantai karena tak kebagian tempat tidur saat KM Ciremai bersandar di Pelabuhan Manokwari Rabu dinihari.

Puncak mudik, penumpang Kapal Pelni membludak

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com – Penumpang yang menaiki Kapal PT Pelni di Manokwari membludak. Hal itu terlihat pada awal puncak arus mudik lebaran, Selasa (13/6).

Pantauan langsung Cahaya Papua, ratusan penumpang yang sebagian besar tujuan Pulau Jawa tersebut, terlihat berdesakan saat menaiki tangga kapal KM Labobar dan Ciremai yang hampir bersamaan bersandar di Pelabuhan Manokwari.

Menjelang malam, pelabuhan laut Manokwari semakin dipadati sejumlah pemudik. Ratusan penumpang terlihat saling dorong dan berdesakan saat menaiki tangga kapal KM Labobar yang tiba pukul 23.00 WIT. Kapal baru dapat berlayar meninggalkan pelabuhan sekitar pukul 02.00 WIT, Rabu dini hari.

Selepas itu, KM Ciremai pun berlabuh di Pelabuhan Manokwari, Rabu sekitar pukul 02.20 WIT. Terpantau ratusan penumpang kembali berdesakan saat menaiki tangga kapal serta tak sedikit penumpang terlihat saling dorong. Selain itu, penumpang wanita dan anak-anak ikut terjepit akibat desakan penumpang.

Sementara itu, salah satu penumpang KM Labobar yang diduga dibawa pengaruh minuman keras terlibat adu jotos dengan penumpang lain lantaran tak terima merasa disenggol. Namun kejadian itu tak berlangsung lama, setelah berhasil dipisahkan oleh petugas kepolisian setempat.

Juga terlihat, pihak PT Pelni dan sejumlah petugas keamanan yang bertugas di pelabuhan kewalahan mengatur penumpang yang tak tertib naik diatas kapal.

Terpisah, Kepala Pelni Manokwari Arief Saleh mengatakan, bahwa puncak arus mudik tujuan Pulau Jawa akan terjadi hingga 19 Juni. (cr-78)

 

Tinggalkan Balasan