Masyarakat Distrik Roswar melakukan prosesi adat menyambut kepala distrik baru-baru ini. Zack Tonu B/Cahaya Papua

WASIOR, Cahayapapua.com— Distrik Roswar, Kabupaten Teluk Wondama hingga kini belum memiliki dermaga. Satu-satunya dermaga tambatan perahu yang dibangun di ibukota distrik di kampung Waprak sudah sekitar 4 tahun lalu rusak termakan usia.

Semenjak itu praktis tidak ada lagi kapal barang apalagi kapal penumpang yang singgah di salah satu distrik terluar di Kabupaten Teluk Wondama. Padahal angkutan laut merupakan satu-satunya akses keluar masuk ke Pulau  Roswar yang menyimpan banyak potensi wisata.

Kepala Distrik Arnold Moses Waprak dijumpai baru-baru ini di Kampung Waprak mengharapkan pembangunan dermaga Roswar yang diprogramkan oleh Pemprov Papua Barat bisa terwujud dalam tahun ini.

“Rencananya tahun ini dibangun. Mudah-mudahan jadi karena masyarakat sangat membutuhkan dermaga supaya bisa ada kapal yang singgah di sini. Selama ini masyarakat susah,” kata Waprak.

Dia berharap dermaga di Rowsar dibangun berkonstruksi beton agar bisa tahan lama dan bisa disinggahi kapal barang maupun kapal penumpang.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Teluk Wondama Bernadus H. Setiawan membenarkan pembangunan dermaga distrik Roswar ditangani oleh Pemprov Papua Barat.

“Di Roswar kan ada objek wisata air panas jadi perlu pelabuhan yang permanen untuk mendukung masuknya wisatawan. Provinsi sudah lakukan studi kelayakan. Untuk tahun ini mereka rencanakan AMDAL dulu. Kalau AMDAL selesai mungkin di perubahan (perubahan APBD) baru mulai fisik,” jelas Bernard.

Dia menambahkan, dari APBD 2017 pihaknya telah membangun dermaga tambatan perahu di Distrik Roswar tepatnya di kampung Nordiwar. Kampung ini merupakan pecahan dari Kampung Waprak.

“Rencananya di Waprak tapi dipindahkan ke kampung baru di Nordiwar karena provinsi mau bangun di sana, “ kata eks Sekretaris Dinas Kehutanan dan Perkebunan ini. |Zack Tonu B

Leave a Reply