Agus Purwanto
Agus Purwanto

Purwanto Klaim Sejumlah Prestasi Selama Pimpin Kanwil Hukum dan HAM

MANOKWARI, Cahayapapua.com—– Sepanjang tahun 2015-2016, Kantor Wilayah Hukum dan HAM Provinsi Papua Barat mengklaim berhasil mencatat sejumlah prestasi dalam pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Kantor Wilayah, Agus Purwanto, Rabu (27/4) mengatakan, Kanwil Hukum dan HAM Papua Barat mendapatkan posisi ke 2 tingkat nasional dalam hal realisasi anggaran.

Pihaknya juga berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Keuangan karena dianggap mempunyai laporan pertanggungjawaban keuangan yang baik.

“Kita juga mendapatkan penghargaan dalam memberikan bantuan hukum kepada masyarakat tidak mampu melalui program bantuan hukum yang bekerja sama dengan sejumlah Lembaga bantuan hukum. Tahun 2016, ada 4 lembaga yang sudah kerjasama,” katanya.

Disamping itu, lanjut Purwanto, penghargaan juga diberikan kepada Kantor Imigrasian Sorong dalam hal pelayanan pasport jarak jauh kepada masyarakat.

Menurutnya, hal yang paling menonjol adalah, kasus Labora Sitorus yang mendapatkan sorotan di tingkat nasional dan internasional.

“Ini yang paling berat karena banyak pihak yang terkait. Tapi, kita berhasil pindahkan yang bersangkutan dari Lapas Sorong ke Lapas Cipinang, Jakarta,”ujar Purwanto.

Dia mengatakan, Kanwil Hukum dan HAM juga telah merealisasikan program Kopeta atau komunitas penggiat hak asasi manusia yang merupakan kumpulan dari siswa/siswi tingkat SMA/sederajat.

Komunitas ini akan bergiat melakukan penghormatan, pemajuan, dan perlindungan HAM di wilayah Papua Barat. Saat ini, Kopeta telah dibentuk di Kabupaten Manokwari.

“Kita mulai dari anak-anak SMA. Diharapakan melalui mereka, kegiatan HAM ini dapat diduplikasi dan tersosialisasikan sehingga bisa berjalan dengan baik di wilayah Papua Barat,” kata dia.

Program Desa Sadar Hukum juga diklaim berhasil dilakukan dengan baik di seleruh wilayah Papua Barat. Dimana, terjadi peningkatan dua kali lipat dari sisi jumlah desa yang diresmikan ditahun 2016.

Disisi lain, Purwanto mengungkapkan, kondisi keamanan di lembaga pemasyarakatan yang ada di wilayah Papua Barat relatif aman. “Alhamdulillah, selama saya bertugas di Kanwil Hukum dan HAM (papua barat) hal-hal seperti kerusuhan atau pembakaran di lapas tidak terjadi,” tuturnya.

Agus menambahkan, capaian kinerja yang cukup baik, ini tidak lepas dari peran media massa yang sudah ikut menyosialisasikan program dan kegiatan yang dilakukan oleh Kanwil Hukum dan HAM.

“Kami juga berterima kasih kepada gubernur dan jajarannya yang telah memberikan dukungan serta sejumlah stake holder yang menjadi mitra kerja,” imbuhnya. (ALF)

Tinggalkan Balasan