Kepala Puskesmas Distrik Hingk, Andi Salabay

Puskesmas Distrik Hingk Butuh Kendaraan Operasional

ULLONG, Cahayapapua.com—– Kepala Puskesmas Distrik Hingk, Andi Salabay, Am, Kep mengatakan sejauh ini pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah tugasnya berjalan lancar, hanya saja kondisi geografis yang cukup berat, membuat pihaknya perlu menerapkan strategi pelayanan. Caranya membuat jadwal kunjungan ke Posyandu di kampung – kampung setiap dua kali pertemuan per tahun.

“Tidak ada kendaraan operasional, jadi biasanya kita carter mobil Hilux satu kali jalan pelayanan kesehatan keliling butuh tiga juta rupiah. Kalau berkunjung ke dua kampung berarti 6 juta rupiah. Itu kendalanya yang kami harapkan ada perhatian dari pemerintah daerah,” harap Andi saat ditemui Cahaya Papua, Senin (9/5/2016).

Selain kendaraan operasional, sebut Andi, pihaknya membutuhkan tenaga dokter untuk mengobati pasien yang mengidap penyakit kategori berat dan ringan. “ Di sini (Puskesmas Hingk) hanya ada tenaga bidan dan mantri. Tenaga dokter umum dan gigi, apalagi dokter spesialis belum ada,” akunya.

Disinggung soal pelayanan kesehatan bagi warga distrik Hingk korban banjir bandan dan longsor yang menetap sementara di tenda – tenda pengungsian, Andi mengungkap, dirinya telah mengutus mantri yang bertugas di Puskesmas Distrik Hingk untuk terjun melayani warga di lima posko pengungsian.

“Posko Sopnyai, Leihak, Mbeigau, Nungkimor dan Kisap, ada mantri yang rutin layani kesehatan warga di sana. Kalau kampung yang jauh, belum dapat diberikan pelayanan kesehatan,” ujarnya. (YOS )

Tinggalkan Balasan