Balita dan bayi yang dibawa orang tua mereka untuk mendapat vaksin polio di Anggrem, Manokwari, Papua Barat, Selasa lalu.

Puskesmas Maripi Siapkan 37 Pos PIN untuk Layanan Vaksin Polio

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Maripi Distrik Manokwari Selatan, mulai menggalakan Pekan Imunisasi Nasional serentak pukul 08.00 di 37 Pos PIN yang tersebar 18 kampung dan dua kelurahan.

Kepala Puskesmas Maripi, Andrias Kapitarau menyatakan, PIN kali ini akan melibatkan seluruh kader Posyadu untuk memberikan vaksin polio kepada 1.020 bayi dan balita usia nol sampai 54 bulan di wilayah kerja Puskesmas Maripi.

“Untuk PIN kali ini, kita akan libatkan seluruh kader posyandu dan bidan di setiap kampung serta petugas Puskesmas,” ujar Andarias saat pencanangan pelaksanaan PIN serentak tahun 2016 Provinsi Papua Barat, di pantai Jakowi Anggrem, Selasa (8/2/2016).

Selama PIN berlangsung hingga tanggal, 15 Maret mendatang, Andarias menyatakan, dirinya akan melakukan pemantauan langsung ke setiap pos PIN untuk memastikan setiap anak usia 0 sampai 59 bulan mendapatkan layanan imunisasi.

“Saya akan lakukan monitoring secara langsung selama pelaksanaan PIN. Saya akan libatkan petugas Puskesmas untuk dampingi saya, agar bisa pastikan semua anak diberikan vaksin polio,” ujar Andarias.

Ia menyebutkan, cakupan wilayah kerja Puskesmas Maripi, terbilang sangat luas, dimana cakupan wilayah kerja Puskesmas yang ia pimpin itu, berbatasan langsung dengan wilayah Distrik Manokwari Barat, Distrik Tanah Rubuh dan Distrik Warmare, sehingga dibutuhkan kerja ekstra untuk melakukan pemantauan.

“Wilayah kerja Puskesmas kami itu sangat luas. Ada 18 kampung ditambah dua kelurahan, yakni Kelurahan Sowi, dan Kelurahan Andai. Bahkan batas cakupan wilayah kita itu sampai ke kampung Acemo yang berbatasan dengan Distrik Tanah Rubuh,” jelas Andarias.

Ia berharap, para orang tua yang memiliki bayi dan balita usia 0-59 tahun dapat membawa anaknya ke pos-pos pin yang telah disediakan di setiap lingkungan tempat tinggal untuk diberikan dua tetes vaksin polio.

“Saya berharap, orang tua yang punya anak usia 0-59 bulan bisa bawa anaknya untuk diberikan vaksin polio di pos-pos yang kami sediakan disetiap lingkungan,” imbuh Andarias. | RIZALDY

Tinggalkan Balasan