ILUSTRASI DOKTER

Pustu di Teluk Bintuni akan Dilengkapi Dokter

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com—– Untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat hingga ke kampung-kampung, Bupati Teluk Bintuni melalui Dinas Kesehatan telah menerapkan konsep layanan kesehatan dengan system pustu base.

Hal ini karena melihat kondisi wilayah yang saling berjauhan dan sulit dijangkau, sehingga basis pelayanan kesehatan masyarakat tidak lagi diletakan di Puskesmas melainkan diturunkan di tingkat Pustu.

“Dengan kondisi Teluk Bintuni, Bupati melihat tidak cukup jika basis pelayanan di taruh ke puskesmas, karena hanya menganut konsep wilayah di tingkat distrik. Saat ini kita punya 24 distrik dengan 265 kampung dan keluarahan. Kalau dengan 24 puskesmas maka kita tidak mampu menjangkau seluruhnya, sehingga menurut Bupati harus diturunkan levelnya pada tingkat pustu, yaitu pustu base,” ujar Andreas Ceoka, Kepala Dinas Kesehatan Teluk Bintuni.

Untuk mewujudkan konsep tersebut, pihaknya akan menambah tenaga medis di tingkat pustu dari dua orang menjadi lima orang. Bahkan setiap Pustu akan diletakan satu tenaga dokter.

“Sebelumnya Pustu hanya ada dua tenaga, yaitu bidan dan perawat. Kita ingin merubah itu yaitu setiap pustu standarnya tenaga 5 orang, yaitu satu dokter, satu bidan, satu perawat dan dua tenaga kesehatan lainnya. Tenaga kesehatan yang dimaksud bisa tenaga gizi, kesehatan lingkungan, analisis maupun tenaga penyuluh kesehatan,” ujar ceokan.

Saat ini jumlah Pustu yang tersedia sebanyak 38 Pustu dan akan mengalami penambahan secara bertahap. Selain itu tenaga kesehatan juga akan dilakukan penambahan, meskipun diakui membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Untuk bisa bertahan di tempat tugas, para tenaga kesehAatan terutama yang bertugas di daerah pedalaman akan diberikan insentif yang cukup memadai.

“Tidak hanya pada uang, tapi juga menyediakan berabagai fasilitas supaya tenaga kesehatan betah berada di daerah pedalaman atau kampung. Tentu dengan kompensasi insentif, seperti fasilitas pemondokanatau rumah dinas. Bahwa setiap pustu ada rumah tenaga kesehatan beserta isinya termasuk menyediakan TV dan parabola agar bisa mengikuti perkembangan informasi,” ujarnya.

Selain itu kepda petugas yang berprestasi dan memenuhi persyaratan akan diberi insentif untuk melanjutkan sekolah. |ARI MURTI