Pelaksana Tugas Sekda Sorsel H. Ajis memberikan sambutan saat membuka rakornis pendidikan tahun 2015 di Aula Distrik.|Foto : Nasir|Cahaya Papua

Rakornis Pendidikan Soroti Tema Pengembangan Karakter

TEMINABUAN, CAHAYAPAPUA.com– Bupati Sorong Selatan (Sorsel) yang diwakili Plt. Sekda Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel) H. Ajis membuka sekaligus memberikan arahan umum pada Rapat Kordinasi Tekhnis (Rakornis) Pendidikan Tahun 2015 di Aula Distrik Teminabuan, Kamis (8/10/2015).

Rakornis pendidikan yang diselenggarakan hingga 10 Oktober 2015 ini mengangkat tema kurikulum pengembangan kurikulum berorientasi pengembangan karakter. Peserta kegiatan ini dihadiri para kepala sekolah dari semua jenjang pendidikan, pengawas sekolah, kepala SKPD, DPRD dari komisi C, praktisi pendidikan dan pemerhati pendidikan, akademisi dan LSM bidang pendidikan.

Dalam arahan umum tentang kebijakan pemerintah daerah pada bidang pendidikan di Kabupaten Sorsel, Plt, Sekda mengatakan Pemkab Sorsel di bawah pimpinan Bupati Otto Ihalauw dan Wakil Bupati Samsudin Anggiluli selalu menaruh perhatian serius pada bidang pendidikan dan kesehatan.

Dalam pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan selama lima tahun ini peningkatan sumber daya manusia telah menjadi perhatian utama dari pemda khususnya melalui penyelenggaraan urusan pendidikan dan kesehatan. Sehingga pembangunan infrastruktur pendidikan sudah hampir selesai dilaksanakan di usia Kabupaten Sorsel yang ke-12.

Melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemda telah berupaya meningkatkan pendidikan para guru dengan menyekolahkan para guru yang belum berijzah SI.

Dalam kesempatan Rakornis ini, Plt. Sekda mengajak para kepala sekolah dan guru tidak sekedar hadir sebagai peserta, tetapi harus berani mengeluarkan sejumlah rekomendasi yang berdampak positif terhadap kemajuan pendidikan di sekolah masing-masing terutama dalam pengembangan kurikulum yang berorientasi karakter.

“Saya harap sejumlah rekomendasi yang dikeluarkan pada rakornis tahun 2014 lalu bisa dievaluasi kembali pada rakornis tahun ini. Kemudian mengusulkan sejumlah rekomendasi yang baik terkait pendidikan itu sendiri,” harapnya.

Rakornis pendidikan tahun 2015 ini diharapkan bisa dijadikan pula sebagai ajang pengenalan lebih mendalam untuk mengetahui karakter peserta didik dan para guru di sekolah masing-masing. Kepala sekolah harus memberikan motivasi kepada para guru supaya selalu memperlakukan peserta didik dengan baik atau tidak kasar.

Ketua Panitia Pelaksana, Paulus Kalalembang, SE dalam laporannya menjelaskan rakornis pendidikan tahun 2015 ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan pendidikan dan mencari solusinya, mengevaluasi dan melaporkan semua program dan kegiatan yang sudah terlaksana ataupun yang belum dilaksanakan di setiap unit kerja pada bidang masing-masing.

Selain itu melaksanakan program dan kegiatan kerja sekolah dan pendidikan non formal baik jangka pendek, menengah maupun jangka panjang dan akan menjadi acua dalam penyusunan program berikutnya. |NASIR|BUSTAM