Damri rusak yang sudah puluhan tahun parkir ditepi jalan Utarum Kaki Air.

Rangka Damri masih hiasi jalan, Pemda diminta beri perhatian

 

KAIMANA, Cahayapapua.com— Rupanya banyak warga kota Kaimana yang merasa terganggu dengan keberadaan satu unit rangka bus DAMRI (Djawatan Angkutan Motor Republik Indonesia) yang dari tahun ke tahun menjadi hiasan abadi di tepi jalan kaki air, depan eks penjahit vioni. Keberadaan bus dimaksud selain merusak pemandangan, juga mengganggu kelancaran arus lalulintas kendaraan.

Beberapa warga kepada Cahaya Kaimana berharap, Pemerintah Daerah selaku perpanjangan tangan pemerintah pusat perlu memberikan perhatian terhadap keberadaan bus dimaksud. Jika kondisi mesinnya tidak bisa lagi digunakan, maka disarankan agar rangka bus dipindahkan ke lokasi yang layak  atau agak tersembunyi.

Selain merusak pemandangan, juga menghambat kelancaran arus lalulintas kendaraan, keberadaan bus juga menghadirkan kesan negative masyarakat terhadap pemerintah, yang dinilai tidak menghargai bantuan pemerintah pusat, dan tidak memiliki rasa tanggungjawab terhadap barang yang dibeli dengan uang rakyat.

“Barang itu sudah terlalu lama disitu, dari masa pemerintahan terdahulu. Tetapi biar bagaimana pun itu kan milik pemerintah, sehingga Pemerintah Daerah harus berikan perhatian. Terserah mau diapakan, kalau mesinnya masih bagus ya diperbaiki, tapi kalau memang sudah tidak bisa lagi dipakai, dievakuasi saja lah dari tempat itu supaya tidak merusak pemandangan dan menghambat lalulintas kendaraan,” ujar salah seorang warga.

Pantauan koran ini, sorotan warga terhadap bus Damri ini cukup beralasan. Pasalnya, dari tahun ke tahun, kendaraan yang hadir berdasarkan Maklumat Kementerian Perhubungan RI Nomor 01/DAMRI/46 tanggal 25 November 1946 dan dikelola BUMN ini, masih bertahan di lokasi tersebut. Fisik kendaraan sebagian masih tampak utuh, meskipun di beberapa bagian sedikit terlihat karat dan penuh coretan, namun diperkirakan mesin mobil tersebut masih bisa digunakan. (isa)

Tinggalkan Balasan