Bupati Bastian Salabai menyampaikan sambutan pada penyerahan bibit ternak dan kendaraan operasional Puskesmas di Balai Kampung Udapi Hilir Distrik Prafi, Manokwari, Selasa (20/1/2015). | CAHAYAPAPUA.com | Zack Tonu Bala

Ratusan Bibit Sapi, Kambing dan Babi Disalurkan ke 9 Distrik

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com—– Pemkab Manokwari melalui Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan (PPP) kembali menyalurkan bibit hewan ternak bagi kelompok petani ternak di 9 distrik dan 14 kampung di Manokwari.

Adapun bibit ternak yang diberikan terdiri atas sapi potong sebanyak 200 ekor untuk 10 kelompok. Setiap kelompok menerima 20 ekor masing-masing 18 ekor betina dan 2 ekor jantan. Selanjutnya bibit kambing untuk 4 kampung, per kampung mendapat 12 ekor betina dan 5 ekor jantan.

Ada juga bibit babi untuk 7 kelompok di mana setiap kelompok menerima 20 ekor terdiri atas 10 betina dan 10 jantan. Bupati Bastian Salabai menyerahkan bibit hewan ternak itu secara simbolis kepada para petani di halaman Balai Kampung Lodewijck Mandacan Kampung Udapi Hilir, SP-4 Distrik Prafi, Selasa (20/1/2015).

“Pengadaan bibit ternak itu bersumber dari dana APBD 2014 sebesar 2,8 miliar, “ kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas PPP Kukuh Saptoyudo dalam laporannya.

Ikut hadir dalam penyerahan tersebut Kepala Dinas Peternakan Provinsi Papua Barat Harry Uhi bersama sejumlah pejabat teras Pemkab Manokwari.

Bupati dalam sambutannya mengatakan, pengadaan bibit ternak sapi, kambing dan babi itu merupakan upaya Pemda untuk mendorong peningkatan kesejahteraan para petani terutama yang bermukim di kampung-kampung.

Bantuan bibit ternak tersebut diharapkan membuat para petani lebih bersemangat lagi dalam mengembangkan usaha pertenakan yang dijalani sehingga pada akhirnya bisa memberikan penghasilan yang cukup untuk mendukung perekonomian keluarga.

“Bantuan ini untuk kesejahteraan masyarakat sendiri jadi saya berharap hewan ternak ini dipelihara dengan baik, “ pesan Salabai.

Dalam sambutannya, Harry Uhi memaparkan, Kabupaten Manokwari bersama dengan Kabupaten Sorong merupakan wilayah dengan populasi sapi terbanyak. Karena itu dua daerah itu mendapat prioritas dalam pengadaan bibit sapi.

Harry berharap Pemkab Manokwari proaktif menjaga populasi sapi di Manokwari tidak mengalami penurunan. Tidak hanya melalui pengadaan bibit sapi baru tetapi juga menjaga agar tidak ada pemotongan sapi secara besar-besaran terutama untuk sapi betina produktif. “Kami mohon ada pengawasan yang ketat terhadap pemotongan sapi liar, “ ujar Harry. |ZACK TONU BALA

One comment

  1. Bantuan ternak tdk sampe pada org yg pas karena rata-rata di ambil oleh keparat desa (aparat desa)

Tinggalkan Balasan