Para pelajar Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) di Manokwari terlihat memasuki Gereja Elim Kwawi, yang merupakan lokasi akhir jalan santai HUT YPK ke – 56 di Manokwari, Selasa (6/7). YPK yang telah melahirkan banyak pemimpin Papua ini meminta pemerintah tetap memberikan perhatian terhadap kelangsungkan pendidikan di yayasan tersebut. Abdul Wahab Arey/Cahaya Papua

Ratusan siswa dan guru jalan santai meriahkan HUT YPK

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Ratusan siswa dan guru Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) kabupaten Manokwari menggelar jalan santai dalam rangka merayakan hari jadi atau HUT YPK ke – 56 tahun di Manokwari, Selasa (6/7).

Jalan santai tersebut diikuti oleh 19 YPK tingkat Sekolah Dasar (SD), 5 YPK tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 3 YPK tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Manokwari.

Ketua Panitia hari jadi YPK ke 56 Antonius Allo kepada Cahaya Papua  mengatakan, jalan santai tersebut dilakukan bertujuan untuk menjalin kebersamaan dan kekeluargaan dan untuk meningkatkan prestasi YPK yang ada di tanah Papua terlebih khusus di Manokwari.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memacu semangat generasi muda untuk melanjutkan tongkat estafet dari rencana dan harapan-harapan YPK ke depan.  “Kami berharap agar kegiatan ini jangan putus sampai disini tapi terus dilanjutkan selama YPK itu ada di tanah Papua,” ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa YPK merupakan perintis pendidikan di tanah Papua dengan harapan, YPK membawa terang bagi generasi Papua dari kegelapan.

“Pemimpin-pemimpin yang ada saat ini merupakan hasil dari YPK, oleh sebab itu, kami akan terus menggerakkan anak-anak ini ke depannya untuk lebih maju dan terus maju,” tegasnya.

Antonius berharap dengan digelarnya HUT YPK ke 56 tersebut, pemerintah dalam hal ini Pemda Manokwari dan Pemprov Papua Barat tidak menutup mata terhadap keberadaan YPK namun dapat mensejajarkannya dengan sekolah-sekolah negeri yang ada, bahkan jika perlu diutamakan sebab semua yang ada di YPK adalah putra/putri Papua.

Dari pantauan lapangan, jalan santai tersebut mengambil mulai star di depan Gedung Infokom, Sanggeng dan berakhir di Gereja Elim Kwawi dengan suasana aman dan tertib. |Abdul Wahab Arey/Safwan Ashari

Leave a Reply

%d bloggers like this: