Pangdam XVIII/Kasuri Mayjen TNI Joppy Onesimus Wayangkau

Manokwari, Cahayapapua.com— Sekitar 400 personil TNI dari Komando Daerah Militer XVIII/Kasuari disebar untuk berjaga di daerah-daerah rawan wilayah Provinsi Papua Barat.

Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau di Manokwari, Rabu, mengatakan, pihaknya mendirikan 18 Pos Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) di Papua Barat.

“Daerah-daerah tersulit, daerah perbatasan, kepulauan dan pedalaman menjadi sasaran kami. Biasanya wilayah-wilayah tersebut memiliki tingkat kerawanan tinggi terutama terkait ekonomi masyarakat, pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya,” kata Wayankau.

Ia menyebutkan, 18 pos Pamrahwan tersebut antara lain ditempatkan di Kepulauan Raja Ampat, Sorong Selatan, Bintuni,  Pegunungan Arfak, Manokwari Selatan, Kaimana dan Teluk Wondama.

Menurut Joppye, personil yang ditempatkan pada pos Pamrahwan merupakan prajurit terlatih. Selain menjaga keamanan, mereka dipersiapkan untuk mengatasi segala kondisi yang terjadi di wilayah tugas

“Kita bekali mereka tentang hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat, pendidikan serta keterampilan dibidang pertanian, perikanan serta bidang lain,” sebutnya lagi.

Dengan demikian, lanjut Joppye Satgas Pamrahwan di setiap daerah siap terlibat sebagai tenaga kesehatan, pendidikan maupun penyuluh pertanian.

‘’Jadi, tempat-tempat yang sulit dijangkau kita tempatkan Pos  Pamrahwan. Supaya kalau ada apa-apa bisa cepat berkomunikasi,’’ tuturnya.

Pangdam mengutarakan, Pos Pamrahwan paling jauh berada di Yamor, sebuah distrik yang berada di wilayah perbatasan Kaimana dengan Nabire-Papua. Prajurit yang ditempatkan di pos ini merupakan satuan tempur yang dibekali pengetahuan teritorial.

Ia menambahkan, pergantian personil di Pos Pamrahwan dilakukan secara rutin setiap tahun. Pendirian pos bertujuan menjamin tegaknya  kedaulatan, keutuhan wilayah serta keselamatan bangsa.

“Dan yang saya tekankan, kehadiran prajurit TNI harus bisa memberi manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkasnya. (Toyiban)

 

Leave a Reply